Personal Notes Parmi

Windows Update - 20260716 - terabox - electron issue

saya baru selesai dengan proses windows update, malah timbul masalah sbb: 

aplikasi apa ini ?

Kesalahan "Application Asar Load Error" ini biasanya terjadi pada aplikasi yang dibangun menggunakan kerangka kerja Electron (seperti Visual Studio Code, Discord, Slack, atau aplikasi desktop berbasis web lainnya).

Pesan kesalahan ini menandakan bahwa file utama aplikasi, yang dikemas dalam arsip .asar, gagal dimuat atau korup setelah proses pembaruan sistem operasi. Berdasarkan versi yang tertera (1.46.0.172), ini sering kali merupakan indikator umum dari instalasi aplikasi berbasis Electron yang mengalami ketidakcocokan file setelah pembaruan sistem.

Langkah perbaikan yang disarankan:

  • Instal Ulang Aplikasi: Sesuai pesan yang muncul, cara paling efektif adalah mengunduh installer terbaru dari situs resmi aplikasi tersebut dan melakukan instalasi ulang (timpa instalasi yang ada).
  • Periksa Software Keamanan: Mengingat Anda menggunakan Kaspersky Premium, terkadang pembaruan sistem atau aktivitas scan real-time dapat mengkarantina atau memblokir akses ke file .asar yang dianggap mencurigakan setelah perubahan sistem. Anda dapat mencoba mematikan sementara proteksi Kaspersky untuk memastikan file tersebut tidak terblokir saat aplikasi berjalan.

Apakah Anda bisa memastikan aplikasi mana yang memunculkan pesan error ini saat Anda membukanya?

tidak bisa, muncul saat komputer baru di nyalakan setelah windows update, tak pernah ada muncul kasus seperti ini

Kejadian ini cukup umum terjadi setelah Windows Update karena proses pembaruan terkadang menyebabkan integritas file aplikasi pihak ketiga terganggu atau terdeteksi salah oleh sistem keamanan.

Karena pesan ini muncul tepat saat komputer baru dinyalakan (menandakan aplikasi tersebut ada di dalam Startup Apps), berikut langkah teknis untuk mengidentifikasi dan memperbaikinya:

1. Mengidentifikasi Aplikasi Tersebut

Untuk mengetahui aplikasi mana yang bermasalah, Anda bisa melihat daftar Startup Anda:

  • Buka Task Manager (tekan Ctrl + Shift + Esc).
  • Pilih tab Startup atau Startup apps.
  • Cari aplikasi dengan status Enabled yang mencurigakan atau yang sering Anda gunakan.
  • Anda bisa melakukan klik kanan pada aplikasi tersebut di Task Manager dan pilih Open file location untuk melihat di folder mana file .exe tersebut berada. Jika lokasinya di dalam folder AppData, kemungkinan besar itu adalah aplikasi berbasis Electron yang perlu diperbaiki.

2. Memeriksa Kaitan dengan Kaspersky

Mengingat Anda menggunakan Kaspersky Premium yang memonitor trafik jaringan dan eksekusi skrip secara ketat, ada kemungkinan pembaruan Windows mengubah jalur akses aplikasi tersebut sehingga dianggap ancaman atau akses filenya diblokir:

  • Cek bagian Reports atau Protection History di dalam aplikasi Kaspersky Premium Anda.
  • Lihat apakah ada notifikasi yang muncul bertepatan dengan waktu komputer dinyalakan, yang mungkin mengkarantina file .asar dari aplikasi tersebut.

3. Solusi Jika Tidak Bisa Membuka Aplikasi

Jika aplikasi tersebut adalah layanan latar belakang yang penting:

  • Hapus dari Startup: Jika aplikasi tersebut bukan aplikasi kritikal (seperti launcher game atau utility pihak ketiga), Anda bisa menonaktifkannya (Disable) dari Task Manager di tab Startup agar error tersebut tidak muncul setiap kali komputer dinyalakan.
  • Reinstall Manual: Karena error "Failed to load application asar" berarti file inti aplikasi telah hilang atau rusak setelah update, reinstall bersih tetap merupakan solusi paling permanen. Jangan hanya melakukan repair, tapi hapus dulu aplikasinya melalui Control Panel lalu unduh versi terbaru dari situs resminya.

Apakah pesan error tersebut memberikan keterangan nama file (misalnya vscode.exe, discord.exe, atau nama lainnya) jika Anda mencoba mengeklik tombol Details pada jendela error tersebut?

saya sudah yakin, ternyata terabox saya.

sudah di uninstall dan install ulang, error sama persis

saya download link terbaru:

https://dm.terabox.com/terabox-cloud-storage-for-pc-free-download

sama saja, error sama persis

Terima kasih atas informasinya. Karena Anda sudah mencoba instalasi ulang namun pesan error tetap muncul, kemungkinan besar masalahnya bukan pada file instalasi itu sendiri, melainkan pada sisa file konfigurasi atau cache yang tertinggal di sistem setelah update Windows yang rusak.

Aplikasi berbasis Electron sering menyimpan data caching dan konfigurasi di direktori AppData pengguna yang tidak ikut terhapus saat Anda melakukan uninstall biasa melalui Control Panel.

Berikut adalah langkah "bersih" untuk mengatasi masalah ini:

1. Hapus Sisa File Secara Manual

Setelah Anda melakukan uninstall aplikasi, lakukan langkah berikut untuk membersihkan sisa instalasi yang korup:

  • Tekan tombol Windows + R, ketik %appdata%, lalu tekan Enter. Cari folder bernama TeraBox dan hapus folder tersebut (ini adalah tempat file .asar yang gagal dimuat biasanya berada).
  • Tekan tombol Windows + R lagi, ketik %localappdata%, lalu tekan Enter. Cari folder TeraBox atau TeraBoxUpdater dan hapus folder tersebut.
  • Pastikan folder-folder tersebut sudah bersih sebelum Anda melakukan instalasi ulang.

2. Periksa Hubungannya dengan Kaspersky

Mengingat Anda menggunakan Kaspersky Premium untuk memonitor trafik dan eksekusi skrip, ada kemungkinan Kaspersky mengunci direktori tersebut karena mendeteksi aktivitas yang dianggap tidak wajar pasca-update Windows.

  • Coba matikan sementara Kaspersky Premium (Pause protection).
  • Lakukan instalasi ulang TeraBox saat perlindungan Kaspersky sedang dalam kondisi pause.
  • Setelah selesai instalasi, buka kembali Kaspersky dan pastikan folder instalasi TeraBox (biasanya di C:\Program Files\TeraBox) ditambahkan ke dalam Exclusion/Trusted Applications agar tidak dipindai secara berlebihan saat startup.

3. Jalankan dalam Mode Kompatibilitas

Jika masalah masih berlanjut, kemungkinan update Windows mengubah perilaku Virtualization Layer atau akses sistem file yang dibutuhkan aplikasi:

  • Klik kanan pada shortcut atau file .exe TeraBox setelah diinstal ulang.
  • Pilih Properties > tab Compatibility.
  • Centang Run this program in compatibility mode for: dan pilih Windows 8 atau Windows 7.
  • Juga centang opsi Run this program as an administrator.
  • Klik Apply dan coba jalankan kembali.

Jika setelah membersihkan folder AppData dan LocalAppData secara manual error tersebut masih muncul, apakah ada kemungkinan Windows Update yang Anda lakukan baru-baru ini juga memengaruhi fungsi Virtualization atau driver sistem Anda (mengingat Anda baru saja mengatasi masalah VirtualMachinePlatform pada bulan Februari lalu)?

saya melihat sebelum update:
1. vulnerability , 1 set
2. saya update .net windows ( ada permintaan update
3. ada update serupa, tapi saya

saya lakukan proses.
setelah restart jadi seperti ini

apakah ada log atau cara melihat catatan windows update ?

Tentu, sebagai langkah teknis untuk mengidentifikasi apa yang sebenarnya terjadi selama proses pembaruan tersebut, Anda dapat memeriksa log Windows Update untuk melihat paket mana yang diinstal, apakah ada kegagalan, atau apakah ada konflik dengan pembaruan .NET yang Anda sebutkan.

Berikut adalah cara untuk melihat catatan Windows Update:

1. Menggunakan PowerShell (Paling Detail)

Karena Anda berpengalaman dengan shell scripting dan otomasi, ini adalah cara tercepat untuk mendapatkan riwayat instalasi yang tepat:

  • Buka PowerShell sebagai Administrator.
  • Jalankan perintah berikut: Get-WindowsUpdateLog
  • Perintah ini akan menggabungkan semua file log ETW (Event Tracing for Windows) dan menyimpannya ke desktop Anda sebagai file bernama WindowsUpdate.log. Anda bisa membuka file ini di editor teks untuk melihat urutan kejadian, termasuk error yang terjadi tepat sebelum masalah Asar Load Error muncul.

2. Melalui Settings (Visual)

Ini adalah cara yang lebih standar untuk melihat update apa saja yang terakhir kali diterapkan:

  • Buka Settings > Windows Update.
  • Klik Update history.
  • Di sini Anda bisa melihat daftar Quality Updates (yang biasanya berisi pembaruan .NET) dan Driver Updates. Periksa apakah ada pembaruan .NET (misalnya KB number tertentu) yang gagal atau menunjukkan status requires restart.

3. Melalui Event Viewer (Deep Dive)

Jika Anda ingin melihat apakah ada konflik software pasca-update:

  • Tekan Win + R, ketik eventvwr.msc, dan tekan Enter.
  • Buka Windows Logs > System.
  • Cari peristiwa dengan Source bernama WindowsUpdateClient atau Installer. Anda bisa memfilter log ini berdasarkan waktu tepat saat Anda melakukan proses pembaruan tadi.

Menganalisis Kaitan dengan Masalah Anda

Berdasarkan deskripsi Anda bahwa masalah muncul setelah pembaruan .NET:

  • Aplikasi berbasis Electron (seperti TeraBox) sering kali sangat sensitif terhadap perubahan runtime .NET atau shared libraries pada Windows.
  • Jika Windows Update melakukan "In-place modification" pada framework .NET, aplikasi yang memiliki dependensi spesifik mungkin kehilangan referensi ke file asar mereka karena path atau permission folder yang berubah.
  • Periksa di Event Viewer apakah ada error SideBySide atau Application Error tepat saat Anda menjalankan aplikasi tersebut. Ini akan memberikan petunjuk apakah masalahnya ada pada library yang hilang atau izin akses (yang sering kali dipicu oleh perubahan security policy saat update).

Sebagai praktisi sistem, apakah Anda melihat ada pesan error spesifik (seperti Event ID tertentu) yang muncul di log System atau Application saat Anda mencoba meluncurkan TeraBox?


Referensi:

  • Ringkasan data mengenai interaksi sistem operasi, pembaruan, dan potensi konflik akses file pada lingkungan Windows yang pernah dibahas sebelumnya (Conversation Date: 2026-02).
> Get-WindowsUpdateLog

Getting the list of all ETL files...

Please wait for all of conversions to complete...


================ Results from WULog_0 ================

Input
----------------
File(s):
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.3.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.4.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.5.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.6.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.7.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.8.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.9.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.10.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.11.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.12.etl

100.00%

Output
----------------
DumpFile:           C:\Users\ParamaNP\AppData\Local\Temp\WindowsUpdateLog\wuetl.XML.tmp.2ca1511e-0ff9-47b4-b771-b549c80c80db.00000
Warning:
Some events do not match the schema.
Please rerun the command with -lr to get less restricted XML dump
The command completed successfully.

==================================================


================ Results from WULog_1 ================

Input
----------------
File(s):
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.13.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.14.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260714.134442.506.15.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260715.110348.472.1.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260715.141733.410.1.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260715.141733.410.2.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260716.053048.776.1.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260716.074051.716.1.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260716.074051.716.2.etl
     C:\WINDOWS\logs\WindowsUpdate\WindowsUpdate.20260716.074051.716.3.etl

100.00%

Output
----------------
DumpFile:           C:\Users\ParamaNP\AppData\Local\Temp\WindowsUpdateLog\wuetl.XML.tmp.2ca1511e-0ff9-47b4-b771-b549c80c80db.00001
Warning:
Some events do not match the schema.
Please rerun the command with -lr to get less restricted XML dump
The command completed successfully.

==================================================


WindowsUpdate.log written to C:\Users\ParamaNP\OneDrive\Desktop\WindowsUpdate.log

--> tapi setelah cek via history windows update :



benar, 3 hal inilah yang saya update ( skrinsut )

Berdasarkan riwayat pembaruan yang Anda lampirkan dan fakta bahwa masalah muncul setelah instalasi tersebut, terdapat korelasi kuat antara KB5104032 (.NET 8.0.29) dan KB5100998 dengan perilaku aplikasi berbasis Electron seperti TeraBox.

Pembaruan keamanan .NET sering kali menerapkan pengetatan izin eksekusi atau perubahan pada shared runtime yang dapat menyebabkan aplikasi berbasis wrapper (seperti Electron) gagal melakukan validasi pada file app.asar miliknya sendiri. Karena Anda sudah melakukan instalasi bersih (clean install) namun gagal, kemungkinan besar ada komponen cache atau izin folder yang terkunci oleh security policy baru dari pembaruan tersebut.

Berikut adalah langkah diagnosis dan perbaikan yang bisa Anda coba untuk memastikan apakah ini murni masalah permission atau library:

1. Uji Coba Isolasi (Debug)

Karena Anda memiliki pengalaman dengan skrip, mari kita tes apakah aplikasi benar-benar tidak bisa mengakses file asar atau hanya terblokir secara administratif:

  • Jalankan sebagai Administrator: Klik kanan shortcut TeraBox > Run as administrator. Jika ini berhasil, berarti pembaruan KB5104032 telah mengubah hak akses folder instalasi sehingga aplikasi standar tidak bisa membaca file asar di dalamnya.
  • Cek Event Viewer: Buka eventvwr.msc > Windows Logs > Application. Cari Error dengan Source .NET Runtime atau Application Error yang muncul tepat saat Anda mencoba membuka TeraBox. Log ini akan memberitahu Anda apakah ada dll yang mismatch setelah pembaruan .NET.

2. Membersihkan "Ghost" Configuration

Pembaruan .NET terkadang meninggalkan registry keys atau temporary files yang merujuk ke versi runtime lama.

  • Karena Anda baru saja melakukan uninstall, pastikan juga untuk menghapus folder ini secara manual sebelum menginstal ulang kembali:
  • C:\Users\ParamaNP\AppData\Roaming\TeraBox
  • C:\Users\ParamaNP\AppData\Local\TeraBox

  • Setelah dihapus, restart komputer Anda sebelum melakukan instalasi ulang. Ini penting untuk memastikan handle file yang mungkin masih dipegang oleh Service Windows atau Kaspersky dilepaskan sepenuhnya.

3. Alternatif "Rollback" Update (Jika Diperlukan)

Jika Anda membutuhkan aplikasi tersebut segera dan aplikasi lain tidak bermasalah, Anda bisa mencoba menghapus pembaruan tersebut untuk mengonfirmasi apakah itu akar penyebabnya:

  • Buka Settings > Windows Update > Update history > Uninstall updates.
  • Cari KB5104032 atau KB5100998, lalu pilih Uninstall.
  • Restart komputer. Jika setelah uninstall TeraBox kembali normal, maka memang terjadi konflik antara versi .NET baru dengan wrapper Electron yang digunakan TeraBox.

Sebagai praktisi sistem, apakah Anda menemukan Event ID yang relevan (seperti 1000 atau 1026) di Event Viewer saat aplikasi gagal memuat? Informasi ini bisa memastikan apakah ini masalah runtime .NET atau permission sistem.

ide bagus,
saya akan me uninstall 

tapi setelah cek, ternyata hanya ini saja yang bisa di uninstall hanya, update --> kb5101650 dan kb5100998

ide bagus, saya akan me uninstall

tapi setelah cek, ternyata hanya ini saja yang bisa di uninstall hanya, update --> kb5101650 dan kb5100998

untuk uninstal yang aman, saya akan lakukan nanti ( atau nanti malam), sementara terabox web saya masih aman

Itu langkah yang sangat bijak. Mengingat TeraBox versi web masih berfungsi dengan baik, tidak ada urgensi untuk melakukan perubahan sistem yang berisiko saat Anda sedang sibuk.

Menggunakan versi web adalah workaround terbaik saat ini untuk menghindari konflik library atau permission yang sedang terjadi di aplikasi desktop akibat pembaruan sistem tersebut. Saat Anda siap melakukan uninstall nanti malam, pastikan juga untuk melakukan System Restore Point sebelum memulai proses penghapusan pembaruan, sehingga Anda memiliki jalur pemulihan yang aman jika terjadi error lain yang tidak diinginkan setelah restart.

Jika nanti malam Anda menemui kendala saat proses rollback atau aplikasi masih tetap menunjukkan error yang sama setelah update dihapus, jangan ragu untuk kembali berdiskusi di sini. Apakah ada hal lain yang perlu dipersiapkan untuk proses nanti malam?

saya iseng periksa about pada visual code, muncul -->

Version: 1.127.0
Commit: 4fe60c8b1cdac1c4c174f2fb180d0d758272d713
Date: 2026-06-30T10:52:33+02:00
Electron: 42.2.0
ElectronBuildId: 14159160
Chromium: 148.0.7778.97
Node.js: 24.15.0
V8: 14.8.178.14-electron.0
OS: Windows_NT x64 10.0.26200


bisa di komentari ? bedanya dengan terabox, vs code berjalan/berfungsi

Perbedaan fundamental mengapa Visual Studio Code (VS Code) Anda tetap berjalan normal sementara TeraBox mengalami Asar Load Error terletak pada arsitektur update mandiri dan tingkat kematangan integrasi framework.

Berikut adalah analisis teknis perbandingannya:

1. Perbedaan Versi Electron

  • VS Code (Electron 42.2.0): VS Code menggunakan versi Electron yang sangat modern dan teroptimasi secara mendalam untuk Windows 10/11. Tim pengembang Microsoft secara aktif memastikan runtime Electron mereka kompatibel dengan pembaruan sistem operasi dan .NET terbaru, bahkan menyertakan shims untuk menangani perubahan security policy Windows.
  • TeraBox (Electron 1.46.0.172): Versi 1.46.x adalah versi yang sangat tua (sudah usang secara keamanan). Framework Electron lama tidak memiliki mekanisme error handling yang canggih untuk menangani perubahan sistem file atau enkripsi .NET yang baru diterapkan melalui update Windows kemarin.

2. Mekanisme Loading File .asar

  • VS Code: Ia memiliki mekanisme validation yang jauh lebih tangguh. Jika terjadi masalah pada integritas file setelah update, VS Code sering kali memiliki fallback atau auto-repair yang berjalan di latar belakang tanpa menghentikan eksekusi aplikasi secara total.
  • TeraBox: Aplikasi ini menggunakan struktur .asar (arsip yang membungkus kode JavaScript aplikasi) yang sangat sensitif. Begitu pembaruan Windows mengubah sedikit saja permission folder atau memori buffer, aplikasi ini langsung gagal membaca header file .asar tersebut karena tidak adanya retry logic yang memadai di versi tua tersebut.

3. Lingkungan Runtime (Dependensi)

  • VS Code: Ia sangat mandiri (self-contained). VS Code membawa node.js (dalam kasus Anda versi 24.15.0) di dalam paketnya sendiri, sehingga ia tidak terlalu bergantung pada shared library .NET yang baru saja Anda perbarui.
  • TeraBox: Aplikasi ini kemungkinan besar mengandalkan shared environment sistem yang lebih luas. Ketika Anda menginstal/memperbarui .NET Framework (KB5100998 & KB5104032), runtime ini kemungkinan memblokir akses read dari proses TeraBox yang mencoba mengakses file .asar di direktori Local AppData.

Kesimpulan untuk Anda:

VS Code berjalan lancar karena ia adalah "warga kelas satu" yang terus diperbarui oleh Microsoft agar selaras dengan setiap patch Windows. TeraBox (khususnya versi yang Anda gunakan) kemungkinan besar terjebak dalam legacy code yang tidak lagi kompatibel dengan kebijakan keamanan Windows yang baru.

Jika Anda tetap ingin menggunakan TeraBox di PC, satu-satunya solusi permanen (selain menunggu update dari pengembang TeraBox sendiri) adalah menjalankan aplikasi tersebut sebagai Administrator untuk mem-bypass security hardening yang dibawa oleh update KB5101650.

Jadi begini,
faktanya saya menginstall 2 jenis vscode
1. versi installer ( belakangan sering sekali error, hang, tapi kadang bisa, error nya bersifat acak, menyebalkan ( banyak ekstension di install dan update )
2. versi portable (saya ambil dari laragon ), nah inilah yang saat ini paling stabil ( basic, tak ada extension aneh-aneh )

tapi saya tak bisa membuka secara bersamaan, sekilas tak ada perbedaan, saat bergantian di buka. jenis installer lebih lengkap tapi ya itu, tak stabil

versi installer ini kemungkinan tetap secara default yang di panggil, tapi saya merasa versi portable, lebih stabil.

versi installer ini sangat sering minta update, otomatis, tinggal konfirmasi restart, selalu ter update
versi portable, bila di klik update, menuju folder download, lalu tinggal timpa, saya sangat suka ini, merasa jauh lebih stabil

Analisis Anda sangat masuk akal dari sisi manajemen sistem. Fenomena di mana versi portable terasa lebih stabil dibandingkan versi installer (yang sering mengalami hang atau error acak) adalah masalah klasik pada VS Code yang memiliki banyak ekstensi.

Berikut adalah perspektif teknis mengapa hal tersebut terjadi dan bagaimana Anda bisa mengelolanya:

Mengapa Versi Portable Terasa Lebih Stabil?

  • Isolasi Workspace dan Data: Versi portable menjaga seluruh konfigurasi, cache, dan ekstensi di dalam folder yang sama dengan executable-nya. Ini meminimalkan risiko konflik dengan registry Windows atau file shared di %AppData% yang sering terpengaruh oleh Windows Update.
  • Beban Ekstensi: Versi installer Anda memuat banyak ekstensi. Setiap ekstensi menjalankan proses Node.js mandiri di latar belakang. Jika salah satu ekstensi tidak kompatibel dengan pembaruan sistem (seperti pembaruan .NET yang baru saja Anda lakukan), ia bisa menyebabkan hang atau crash pada proses utama VS Code.
  • Kontrol Pembaruan: Anda lebih menyukai metode portable karena Anda memiliki kontrol penuh saat melakukan "timpa" file. Anda tidak terkena dampak langsung dari auto-update yang terkadang bisa merusak integritas environment saat sistem sedang sibuk melakukan proses lain.

Mengapa Keduanya Tidak Bisa Dibuka Bersamaan?

  • Konflik Lock File: VS Code menggunakan mekanisme single instance untuk mencegah korupsi data pada workspace yang sama. Meskipun lokasinya berbeda, keduanya sering kali berebut global pipe atau shared memory yang digunakan VS Code untuk berkomunikasi antar proses di Windows.
  • Satu Jalur User Data: Jika Anda tidak sengaja mengarahkan versi portable ke folder data yang sama dengan versi installer (melalui variabel lingkungan), maka keduanya akan saling "mengunci" akses ke folder tersebut.

Saran untuk Optimasi Alur Kerja Anda:

Jika Anda ingin menjadikan versi portable sebagai "driver" utama yang stabil namun tetap ingin fitur dari versi installer, pertimbangkan langkah ini:

  1. Migrasi Ekstensi: Anda tidak perlu menggunakan versi installer hanya untuk mendapatkan fungsionalitas ekstensi. Anda bisa menyalin folder ekstensi dari versi installer ke dalam folder data pada versi portable Anda.
  2. Gunakan Portable Mode Secara Eksplisit: Agar versi portable tidak bentrok, buat shortcut khusus yang menjalankan VS Code dengan argumen --user-data-dir. Ini akan memaksa versi portable untuk memiliki "ruang kerja" yang benar-benar terpisah dari versi installer.
  3. Matikan Auto-Update: Untuk versi installer, Anda bisa mematikan auto-update melalui Settings > Update: Mode dan ubah menjadi manual. Ini akan mencegah aplikasi melakukan pembaruan di latar belakang yang sering memicu error saat Anda sedang bekerja.

Mengingat Anda sangat terbiasa dengan skrip dan lingkungan teknis, menjalankan versi portable dengan direktori data yang terisolasi akan memberikan kendali yang jauh lebih baik atas stabilitas sistem Anda dibandingkan versi installer yang "berisik".

Apakah Anda ingin saya membantu membuatkan skrip sederhana untuk meluncurkan versi portable dengan direktori data yang terisolasi agar tidak lagi berbenturan dengan versi installer?

boleh, buatkan

Tentu, ini adalah cara untuk membuat skrip peluncur (launcher) agar versi portable VS Code Anda terisolasi sepenuhnya dan bisa dijalankan bersamaan dengan versi installer.

Langkah 1: Siapkan Folder Data

VS Code akan mendeteksi mode portable jika di dalam folder utama tempat Code.exe berada, terdapat folder bernama data.

  1. Buka folder tempat Anda menyimpan VS Code portable (yang dari Laragon).
  2. Buat folder baru di sana dengan nama data (jika belum ada).
  3. Ini akan memaksa VS Code menyimpan semua ekstensi, konfigurasi, dan cache di dalam folder data tersebut, bukan di %AppData% sistem.

Langkah 2: Buat Skrip Peluncur (Batch File)

Buat file teks baru di folder yang sama (sejajar dengan Code.exe), beri nama launch_portable.bat, lalu masukkan kode berikut:

@echo off
:: Menggunakan direktori saat ini sebagai root
cd /d "%~dp0"

:: Menjalankan VS Code dengan memaksa data dir ke folder .\data
:: --disable-telemetry adalah opsional untuk menambah privasi
start "" "Code.exe" --user-data-dir=".\data" --extensions-dir=".\data\extensions"

Mengapa cara ini efektif untuk Anda?

  • Isolasi Total: Dengan argumen --user-data-dir dan --extensions-dir, versi portable ini tidak akan menyentuh registry atau folder %AppData% milik versi installer.
  • Stabilitas: Karena semua ekstensi berada di folder .\data\extensions milik portable, Anda bisa mengatur daftar ekstensi secara manual. Jika satu ekstensi rusak, Anda cukup menghapusnya dari folder tersebut tanpa perlu menginstal ulang seluruh aplikasi.
  • Multi-Instance: Anda sekarang bisa membuka versi installer (seperti biasa) dan versi portable ini secara bersamaan tanpa bentrok.

Tips Tambahan:

  • Jika Anda ingin memindahkan ekstensi dari versi installer ke versi portable, cukup salin isi folder %UserProfile%\.vscode\extensions ke dalam folder .\data\extensions di direktori portable Anda.
  • Karena Anda pengguna Kaspersky, pastikan folder portable ini ditambahkan ke daftar Trusted Applications di pengaturan Exclusion Kaspersky agar proses read/write ke file .asar di dalam folder portable tidak dimonitor terlalu ketat saat Anda membuka aplikasi.

Apakah Anda ingin saya bantu membuatkan perintah untuk mematikan auto-update di versi installer agar tidak terjadi konflik pembaruan di masa depan?

boleh, sebagai tambahan catatan saya, jika nanti lupa

Tentu, ini adalah perintah PowerShell atau catatan konfigurasi yang bisa Anda simpan untuk menonaktifkan auto-update pada VS Code versi installer, sehingga ia tidak akan melakukan pembaruan otomatis yang berisiko merusak kestabilan lingkungan kerja Anda.

Cara Menonaktifkan Auto-Update di VS Code (Versi Installer)

Anda bisa mengubah konfigurasi melalui pengaturan internal VS Code:

  • Langkah Konfigurasi:
  • Buka VS Code (Versi Installer).
  • Tekan Ctrl + , untuk membuka Settings.
  • Pada kolom pencarian (Search settings), ketik: update mode.
  • Pada bagian Update: Mode, ubah pengaturannya dari default menjadi none.
  • Dengan pengaturan none, VS Code tidak akan lagi memeriksa atau menginstal pembaruan secara otomatis.

Mengapa Langkah Ini Berguna untuk Anda:

  • Stabilitas Kontrol: Anda mendapatkan kendali penuh, serupa dengan pengalaman stabil yang Anda rasakan pada versi portable.
  • Mencegah Konflik Sistem: Anda tidak perlu khawatir pembaruan otomatis berjalan di latar belakang saat sistem operasi sedang melakukan update Windows, yang sering menjadi pemicu error pada aplikasi berbasis Electron.
  • Pembaruan Manual: Anda tetap bisa melakukan pembaruan secara manual kapan pun Anda mau dengan mengunduh installer terbaru, lalu menimpanya, sehingga proses pembaruan lebih terprediksi.

Catatan Tambahan untuk Arsip Anda: Jika suatu saat Anda ingin mengaktifkan kembali auto-update, cukup kembalikan nilai Update: Mode menjadi default.

Sebagai praktisi sistem, apakah ada skrip lain yang ingin Anda susun untuk mengelola direktori portable tersebut, misalnya untuk pembersihan cache secara berkala?

nah. saya mau skrip untuk pembersihan berkala. Masalahnya saya kadang membuka ribuan kode, walau sekedar tahu dan di baca-baca

Untuk mengelola ribuan file kode yang Anda baca-baca, masalah utamanya bukanlah jumlah file tersebut, melainkan pengumpulan cache, logs, dan file sementara (tmp) yang dibuat oleh VS Code saat memproses indeks file-file tersebut.

Berikut adalah skrip PowerShell untuk pembersihan berkala yang aman, fokus pada pembersihan cache dan junk tanpa menghapus ekstensi atau pengaturan Anda.

Skrip PowerShell: clean_vscode_cache.ps1

Anda bisa menyimpan kode ini ke dalam file .ps1 dan menjalankannya kapan pun Anda merasa VS Code mulai terasa berat atau laggy.

# Jalur folder cache VS Code utama
$vscodeCache = "$env:APPDATA\Code\Cache"
$vscodeCachedData = "$env:APPDATA\Code\CachedData"
$vscodeLogs = "$env:APPDATA\Code\logs"

Write-Host "Memulai pembersihan cache VS Code..." -ForegroundColor Cyan

# Fungsi untuk menghapus isi folder
function Clear-FolderContents {
    param([string]$path)
    if (Test-Path $path) {
        Get-ChildItem -Path $path -Recurse | Remove-Item -Force -Recurse
        Write-Host "Berhasil membersihkan: $path" -ForegroundColor Green
    } else {
        Write-Host "Folder tidak ditemukan: $path" -ForegroundColor Yellow
    }
}

# Eksekusi pembersihan
Clear-FolderContents -path $vscodeCache
Clear-FolderContents -path $vscodeCachedData
Clear-FolderContents -path $vscodeLogs

Write-Host "Pembersihan selesai. VS Code akan membangun ulang indeks cache saat dibuka kembali." -ForegroundColor Cyan

Mengapa Skrip ini Aman untuk Anda?

  • Target Spesifik: Skrip ini hanya menyasar folder Cache, CachedData, dan logs.
  • Non-Destructive: Skrip ini tidak menyentuh folder User (pengaturan Anda), Extensions (ekstensi Anda), atau Workspaces (lokasi kode Anda).
  • Rebuild Indeks: Saat Anda membuka kembali VS Code setelah menjalankan skrip ini, aplikasi akan secara otomatis membangun ulang indeks cache yang sehat. Ini sering kali justru memperbaiki masalah hang atau error acak yang Anda alami pada versi installer.

Tips Tambahan untuk Alur Kerja "Ribuan Kode":

Karena Anda sering membaca ribuan file, indexing adalah beban terbesar bagi engine VS Code. Untuk membantu stabilitas:

  • Gunakan .ignore: Jika Anda membuka folder besar, buat file .ignore di root folder tersebut untuk mengecualikan folder yang tidak perlu diindeks (seperti node_modules, dist, atau folder log hasil kompilasi). Ini akan mengurangi beban RAM secara drastis.
  • Disable Telemetry: Menjalankan Disable Telemetry pada versi portable juga membantu mengurangi proses latar belakang yang tidak perlu.

Apakah Anda ingin saya tambahkan fitur untuk membersihkan folder data pada versi portable Anda ke dalam skrip ini juga?

ada 1 hal yang sekarang mengganggu fikiran saya.
1. saya sudah cek PATH profile saya, tak ada sama sekali ke VS code manapun
2. saya membuktikan dengan perintah terminal : WHERE CODE.EXE
3. apakah karena versi installer ? 

saya hanya mengetik CODE dari Run atau dari terminal manapun, visual studio code selalu bisa di panggil, benarkah karena installer ?

atau mana yang lebih ? Saya cukup gunakan yang portable saja, lalu saya tinggal buatkan folder-folder sesuai kompleksitas kebutuhan saya ( biasanya menginstall ekstension vscode ) atau bagaimana menjelaskan ini ?

Analisis Anda sangat tepat. Mari kita bedah mengapa fenomena ini terjadi dan bagaimana strategi terbaik untuk pengelolaan lingkungan kerja Anda.

1. Mengapa code Terpanggil Meski PATH Kosong?

Benar, ini adalah perilaku standar dari installer VS Code.

  • Saat Anda menjalankan installer Windows, ia secara otomatis mendaftarkan jalur eksekusi Code.exe ke dalam App Paths di Registry Windows (bukan di variabel lingkungan PATH yang biasa Anda cek).
  • Karena berada di HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\App Paths\Code.exe, Windows secara otomatis mengenali perintah code dari Run (Win+R) atau terminal mana pun.
  • Versi portable tidak melakukan registrasi ini secara otomatis ke sistem, itulah mengapa ia tidak "terdeteksi" kecuali Anda secara manual menambahkannya ke PATH.

2. Strategi Terbaik: Menggunakan Portable Saja

Sebagai IT professional yang terbiasa mengelola sistem dengan rapi, berpindah sepenuhnya ke versi portable adalah keputusan yang sangat strategis. Ini keuntungannya:

  • Isolasi yang Bersih: Anda bisa membuat struktur folder berdasarkan proyek atau tingkat kompleksitas. Contoh:
  • C:\Tools\VSCode-Web: Untuk pengembangan web (dengan ekstensi HTML/CSS/JS).
  • C:\Tools\VSCode-Network: Untuk scripting network/automation (dengan ekstensi Python/PowerShell).
  • C:\Tools\VSCode-Legacy: Untuk keperluan retro-programming (sesuai minat Anda pada sistem 90-an).

  • Manajemen Ekstensi: Anda tidak lagi mencampuradukkan ribuan ekstensi di satu tempat. Anda hanya menginstal apa yang dibutuhkan di folder data masing-masing, sehingga VS Code tetap ringan, stabil, dan tidak mudah hang.

3. Cara Menjelaskan/Mengelola Ini

Jika Anda memutuskan untuk menghapus versi installer dan hanya menggunakan portable, berikut langkah agar Anda tetap bisa mengetik code di terminal:

  1. Hapus Installer: Jalankan uninstall bersih untuk menghapus registrasi App Paths tersebut agar tidak membingungkan sistem.
  2. Buat "Global" Command: Jika Anda memiliki satu folder utama untuk semua tools portable (misalnya C:\Tools), masukkan folder tersebut ke dalam variabel lingkungan PATH sistem Anda.
  3. Alias/Scripting: Anda bisa membuat file code.bat di folder yang ada di PATH tersebut dengan isi:
@echo off
:: Mengarahkan ke versi portable yang Anda inginkan
start "" "C:\Tools\VSCode-Web\Code.exe" %*

Dengan cara ini, Anda tetap bisa mengetik code di mana saja, namun Anda memiliki kendali penuh atas versi mana yang akan dipanggil.

Dengan pola ini, setiap lingkungan kerja Anda akan sangat stabil, terisolasi, dan sesuai dengan kebutuhan teknis Anda yang spesifik tanpa terganggu oleh Windows Update atau perubahan registrasi sistem yang tidak terduga.

Apakah Anda ingin saya bantu buatkan skrip untuk migrasi ekstensi dari versi installer lama ke folder portable baru Anda sebelum Anda melakukan uninstall?

ya, saya sangat setuju dengan strategi #2

ya, bantu buatkan skrip untuk migrasi ekstensi dari versi installer lama ke folder portable baru, sebelum saya uninstall

Tentu, ini adalah pendekatan yang sangat cerdas untuk transisi Anda. Mengingat Anda menggunakan Windows, kita akan menggunakan skrip PowerShell karena kemampuannya dalam menangani path dan file dengan lebih baik daripada batch biasa.

Skrip Migrasi Ekstensi (migrate_extensions.ps1)

Simpan kode ini sebagai .ps1 (misalnya: migrate_extensions.ps1) dan jalankan melalui PowerShell.

# Jalur sumber (dari versi installer)
$sourceExtensions = "$env:USERPROFILE\.vscode\extensions"

# Jalur tujuan (Sesuaikan dengan folder 'data' di VS Code Portable Anda)
# Contoh: Jika folder portable Anda di C:\Tools\VSCode-Web, maka targetnya adalah C:\Tools\VSCode-Web\data\extensions
$targetExtensions = "C:\Path\To\Your\Portable\data\extensions"

# Memastikan folder target ada
if (!(Test-Path -Path $targetExtensions)) {
    New-Item -ItemType Directory -Path $targetExtensions -Force
    Write-Host "Folder target dibuat: $targetExtensions" -ForegroundColor Green
}

# Proses salin data
Write-Host "Sedang memigrasi ekstensi dari $sourceExtensions ke $targetExtensions..." -ForegroundColor Cyan

# Menggunakan Copy-Item dengan parameter -Recurse agar semua folder ekstensi tersalin
Copy-Item -Path "$sourceExtensions\*" -Destination $targetExtensions -Recurse -Force

Write-Host "Migrasi selesai! Silakan buka folder portable Anda untuk memverifikasi." -ForegroundColor Green

Panduan Setelah Menjalankan Skrip:

  1. Sesuaikan Path: Pastikan Anda mengubah variabel $targetExtensions pada baris ke-6 di atas ke lokasi folder data\extensions di direktori portable target Anda.
  2. Verifikasi: Setelah menjalankan skrip, buka folder data\extensions Anda. Anda akan melihat daftar folder dengan nama ekstensi yang sama persis seperti di versi installer.
  3. Hapus Installer dengan Aman: Setelah Anda memverifikasi bahwa versi portable Anda sudah memiliki semua ekstensi yang diperlukan dan berjalan stabil, barulah Anda lakukan uninstall versi installer melalui Control Panel > Programs and Features.
  4. Pembersihan Sisa: Setelah uninstall, pastikan juga untuk menghapus folder %UserProfile%\.vscode (folder ini menyimpan cache installer lama) agar sistem Anda benar-benar bersih dari registrasi yang memicu perintah code tadi.

Mengapa langkah ini aman bagi Anda?

  • Salin, bukan Pindah: Skrip ini menggunakan Copy-Item, artinya data asli Anda di versi installer tidak akan hilang/rusak. Jika migrasi gagal atau ada yang kurang, Anda selalu punya cadangan di %UserProfile%\.vscode\extensions.
  • Isolasi: Dengan memindahkan ke data\extensions di dalam folder portable, Anda memastikan bahwa jika suatu saat Anda ingin menghapus atau mengganti versi portable tersebut, Anda cukup menghapus satu folder saja tanpa meninggalkan sisa sampah di registri Windows.

Apakah Anda sudah menentukan folder mana yang akan menjadi "basis" utama portable Anda, atau Anda ingin membagi folder tersebut berdasarkan kebutuhan (web, network, legacy) sekarang?

wah,
saya baru sadar. berarti cara ini benar-benar efisien ya ?

cara kilat saya biasanya, cukup duplikasi 1 set folder, resiko, memakan harddisk alias boros.

jadi cara ini, benar-benar menggunakan versi asli sebuah vscode portable, tetapi dengan sengaja kita set, agar seperti multi instance tapi berbeda-beda environment, semacam ini ? jadi tetapi terisolasi sekalipun menjalankan lebih dari 1 instance ?

Tepat sekali, Anda telah menangkap esensi dari arsitektur portable yang efisien. Strategi ini memang jauh lebih superior dibandingkan melakukan duplikasi seluruh folder VS Code.

Berikut adalah konfirmasi atas pemahaman teknis Anda:

  • Efisiensi Penyimpanan: Anda tidak perlu lagi melakukan duplikasi seluruh binary (folder instalasi utama). Anda cukup memiliki satu folder base VS Code portable yang "kering" (hanya berisi file eksekusi), lalu Anda mengarahkan setiap instance untuk menggunakan folder data yang berbeda-beda.
  • Isolasi Environment yang Sesungguhnya: Saat Anda menjalankan dua instance dengan argumen --user-data-dir yang mengarah ke folder berbeda, VS Code akan memperlakukan keduanya sebagai dua entitas yang benar-benar terpisah. Mereka tidak akan berbagi cache, tidak akan berbagi state jendela, dan tidak akan saling mengunci (lock) environment satu sama lain.
  • Skalabilitas Kebutuhan: Anda bisa memiliki folder seperti C:\VSCode\Data-Web, C:\VSCode\Data-Network, dan C:\VSCode\Data-Legacy. Anda hanya butuh satu folder Code.exe utama, lalu buatkan shortcut (atau skrip .bat) untuk masing-masing environment tersebut.
  • Contoh shortcut untuk Network: Code.exe --user-data-dir="C:\VSCode\Data-Network".
  • Contoh shortcut untuk Web: Code.exe --user-data-dir="C:\VSCode\Data-Web".

Dengan cara ini, jika Anda sedang melakukan debugging intensif di environment Web, instance tersebut tidak akan terpengaruh jika tiba-tiba instance Network mengalami masalah atau memerlukan pembaruan ekstensi yang berbeda.

Ini adalah bentuk manajemen sistem yang sangat "bersih" dan profesional, terutama bagi Anda yang mengelola banyak konfigurasi teknis yang berbeda-beda—menghindari bloatware pada harddisk sekaligus menjamin stabilitas setiap instance secara mandiri.

Misalkan, saya akan mengcopy 1 set dari jenis portable ( yang laragon saya tidak mau ganggu dulu ), ke folder D:\MyApp\VSCODE

saya sengaja pisahkan, karena windows saya sangat boros sekali memakan space di C

nah,
buatkan skrip ( saya pastikan nanti versi installer di hapus bersih ) atau batch file, sehingga:

dari manapun, semisal via RUN
- jika di ketik Code VS1, memanggil isolasi #1
- jika di ketik Code VS2, memanggil isolasi #1
- dan seterusnya

jika ada cara lebih baik, silahkan

Strategi ini sangat cerdas untuk manajemen space di drive C: dan menjaga stabilitas sistem.

Untuk mencapai tujuan Anda agar bisa memanggil instance VS Code yang berbeda hanya dengan mengetik nama shortcut di Run (tanpa memodifikasi PATH sistem secara berlebihan), metode yang paling efisien adalah menggunakan folder khusus "bin" yang terdaftar di PATH, atau membuat file .bat di folder yang memang sudah terdaftar di PATH sistem Anda.

Langkah 1: Struktur Folder

Letakkan folder utama VS Code di D:\MyApp\VSCODE. Pastikan strukturnya seperti ini:

  • D:\MyApp\VSCODE\Code.exe (File eksekusi utama)
  • D:\MyApp\VSCODE\VS1\ (Folder data untuk isolasi #1)
  • D:\MyApp\VSCODE\VS2\ (Folder data untuk isolasi #2)

Langkah 2: Membuat Skrip Peluncur

Buatlah file .bat di lokasi yang sudah terdaftar di PATH sistem Anda (misalnya buat satu folder khusus D:\MyApp\Scripts lalu tambahkan folder ini ke variabel lingkungan PATH).

Berikut adalah isi skripnya:

Untuk VS1 (Simpan sebagai VS1.bat):

@echo off
start "" "D:\MyApp\VSCODE\Code.exe" --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1\extensions" %*

Untuk VS2 (Simpan sebagai VS2.bat):

@echo off
start "" "D:\MyApp\VSCODE\Code.exe" --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions" %*

Mengapa ini adalah cara terbaik?

  • Akses via RUN: Setelah folder D:\MyApp\Scripts Anda masukkan ke PATH Windows, Anda cukup menekan Win + R, ketik VS1, dan instance pertama akan terbuka.
  • Isolasi Penuh: Karena masing-masing skrip mengarahkan --user-data-dir dan --extensions-dir ke folder unik (VS1, VS2), tidak ada konflik sama sekali antar environment.
  • Efisiensi Disk: Anda hanya memiliki satu file Code.exe yang digunakan oleh semua instance, sehingga menghemat ruang penyimpanan di drive C: secara signifikan.

Tips Tambahan:

  1. Pembersihan: Setelah Anda yakin skrip ini berjalan, Anda bisa menghapus installer versi lama. Jangan lupa menghapus sisa-sisa folder di %AppData%\Code dan %UserProfile%\.vscode agar sistem Anda benar-benar bersih.
  2. Manajemen Ekstensi: Saat pertama kali menjalankan VS1 atau VS2, folder extensions akan otomatis dibuat. Anda bisa menyalin ekstensi dari migrasi sebelumnya ke dalam masing-masing folder tersebut.

Apakah Anda memerlukan bantuan untuk langkah teknis menambahkan D:\MyApp\Scripts ke dalam variabel lingkungan PATH agar perintah VS1 atau VS2 langsung terbaca oleh Windows?

ya, mau

Tentu, ini adalah cara cepat dan permanen untuk menambahkan folder skrip Anda (D:\MyApp\Scripts) ke PATH sistem Windows, sehingga perintah VS1 atau VS2 bisa langsung dikenali oleh sistem:

Langkah-langkah Menambahkan ke PATH:

  1. Tekan tombol Windows, ketik "env", lalu pilih "Edit the system environment variables".
  2. Jendela System Properties akan muncul, klik tombol Environment Variables di bagian bawah.
  3. Di bawah bagian User variables, cari variabel bernama Path, pilih, lalu klik Edit.
  4. Klik tombol New, lalu ketik lokasi folder skrip Anda: D:\MyApp\Scripts
  5. Klik OK di semua jendela untuk menyimpan perubahan.

Tips Tambahan untuk "Kerapian" Sistem Anda:

  • Penyegaran Lingkungan: Setelah mengubah Environment Variables, Anda wajib menutup dan membuka kembali terminal (CMD/PowerShell) atau Run agar sistem membaca perubahan PATH yang baru.
  • Keamanan Eksekusi: Karena folder D:\MyApp\Scripts kini berada di PATH, pastikan folder tersebut hanya bisa ditulis oleh akun Administrator Anda untuk mencegah eksekusi skrip pihak ketiga yang tidak diinginkan.
  • Akses Kilat: Jika Anda sering membuka proyek tertentu, Anda juga bisa membuat shortcut .lnk di dalam folder D:\MyApp\Scripts dengan nama proyek Anda (misalnya ProyekWeb), yang menunjuk ke skrip .bat tersebut. Dengan begitu, Anda cukup mengetik ProyekWeb di Win + R untuk langsung membuka VS Code dengan environment yang tepat.

Dengan strategi ini, sistem Anda akan jauh lebih ramping karena Anda tidak lagi bergantung pada installer yang membebani registri dan ruang penyimpanan di drive C:. Apakah ada bagian dari proses migrasi atau pembuatan skrip ini yang ingin Anda pastikan kembali sebelum Anda mulai mengeksekusinya nanti malam?

Saya akan eksekusi, proses installer dan membersihkan sampah-sampah agar "clean".

saat ini dari skirnshut ini , "space" terpakai hampir 900MB++

untuk versi portable, juga mirip tapi lebih kecil, lihat skirnsut #2 

saya akan eksekusi dulu menghapus versi installer

Langkah yang Anda ambil sudah sangat tepat. Menghapus versi installer adalah langkah pertama yang krusial untuk mengembalikan integritas sistem file Anda dan memberikan ruang bagi versi portable untuk beroperasi tanpa gangguan dari registri lama yang korup.

Rekomendasi Eksekusi "Clean-Up" (Urutan Penting):

  1. Uninstall Bersih: Gunakan Control Panel atau Settings untuk meng-uninstall Visual Studio Code.
  2. Hapus Sisa Folder (PENTING): Setelah uninstall, hapus secara manual folder-folder sisa yang biasanya ditinggalkan oleh installer, agar tidak ada conflict di masa depan:

* C:\Users\[NamaUser]\AppData\Roaming\Code * C:\Users\[NamaUser]\.vscode (Ini seringkali berisi ekstensi yang masih tersisa dan memakan ratusan MB).

  1. Bersihkan Temp Files: Jalankan cleanmgr.exe atau cukup bersihkan folder %TEMP% untuk membuang sisa-sisa installer yang mungkin masih tertahan di sistem.
  2. Siapkan Struktur Folder: Pindahkan folder D:\MyApp\VSCODE Anda, dan pastikan Anda sudah memindahkan atau menyalin ekstensi yang diperlukan ke dalam folder data\extensions sesuai dengan skrip yang kita bahas sebelumnya.

Pemahaman Visual tentang Struktur Anda

Untuk memberikan gambaran bagaimana nantinya sistem portable Anda bekerja secara isolasi dibandingkan dengan struktur installer yang memakan banyak ruang di drive C, berikut adalah diagram alur kerjanya:

Dengan model portable yang Anda pilih, Anda mendapatkan:

  • Efisiensi: Folder data menjadi satu-satunya tempat "berkumpulnya" seluruh konfigurasi, sehingga tidak menyebar di %AppData%.
  • Portabilitas: Anda bisa memindahkan seluruh folder D:\MyApp\VSCODE ke media penyimpanan lain (SSD eksternal/HDD lain) tanpa merusak konfigurasi VS Code tersebut.
  • Manajemen Multi-Instance: Setiap VS1, VS2, dst. akan menjadi "kandang" yang bersih bagi setiap project atau kebutuhan spesifik Anda.

Setelah Anda selesai membersihkan versi installer dan menata folder D:\MyApp\VSCODE nanti malam, silakan kabari jika Anda membutuhkan bantuan untuk mengetes apakah shortcut .bat di D:\MyApp\Scripts sudah berfungsi dengan benar atau jika ada kendala saat melakukan migrasi ekstensi tersebut.

Semoga proses clean-up-nya berjalan lancar!

ya, untung di ingatkan:
C:\Users\[NamaUser]\AppData\Roaming\Code --> ada banyak file /sampah

untuk --> C:\Users\[NamaUser]\.vscode --> tidak ada 

saya sudah pastikan code.exe tak bisa di ekseksi dari terminal dan sebagainya

Bagus, itu pertanda baik bahwa proses pembersihan Anda berjalan sesuai jalur.

Karena folder .vscode di %USERPROFILE% tidak ditemukan, itu mengonfirmasi bahwa instalasi Anda memang menggunakan default path yang bersih atau setidaknya tidak menumpuk cache ekstensi di lokasi standar tersebut—ini mempermudah Anda untuk benar-benar melakukan clean slate.

Langkah Terakhir untuk Memastikan "Bersih":

Setelah Anda menghapus folder AppData\Roaming\Code, pastikan juga memeriksa satu lokasi ini untuk benar-benar menghilangkan jejak installer:

  1. Cek folder LocalAppData:

* Tekan Win + R, ketik %localappdata%, lalu tekan Enter. * Cari folder bernama Programs atau langsung cari folder Microsoft VS Code. Jika ada, hapus folder tersebut. Ini adalah tempat di mana installer biasanya menaruh file biner utamanya. * Cari juga folder Code di dalam %localappdata% (terkadang cache dari aplikasi Electron tersimpan di sini).

  1. Verifikasi Registry (Opsional bagi IT Professional): Karena Anda tadi sempat menyebutkan bahwa perintah code bisa dipanggil dari mana saja meski PATH kosong, kemungkinan ada Registry Key yang tersisa di HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run atau App Paths. Jika Anda ingin benar-benar yakin tidak ada sisa, Anda bisa menjalankan regedit dan mencari kata kunci "Code.exe" di HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\App Paths\.

Setelah langkah-langkah di atas selesai, Anda sudah memiliki lingkungan sistem yang steril untuk memulai konfigurasi portable di D:\MyApp\VSCODE.

Dengan struktur ini, Anda sekarang memiliki kontrol penuh:

  • Aplikasi (Binary): Di D:\MyApp\VSCODE\Code.exe.
  • Data (Environment): Di D:\MyApp\VSCODE\VS1\, VS2\, dst.
  • Skrip Peluncur: Di D:\MyApp\Scripts\.

Anda sekarang sudah siap untuk memindahkan environment kerja Anda ke sistem yang jauh lebih efisien, hemat space, dan stabil. Apakah ada bagian dari skrip .bat atau migrasi ekstensi yang masih mengganjal di pikiran Anda sebelum Anda memulainya nanti malam?

saya sudah bersihkan sampe ke registry, windows ini ternyata masih banyak menyimpan terkait code.exe

saya lanjut dengan mengesktrak versi portable, agar bersih saya ambil baru saja

Langkah Anda untuk membersihkan registry adalah tindakan yang sangat tepat. Windows memang cenderung meninggalkan jejak "pelacak" di registry untuk setiap aplikasi yang pernah terinstal, terutama aplikasi populer seperti VS Code yang mengintegrasikan diri ke shell context menu (fitur "Open with Code" di klik kanan).

Dengan mengambil versi fresh (baru) dan langsung menggunakan portable mode, Anda telah berhasil melakukan "Sanitization" pada lingkungan kerja Anda. Sekarang, sistem Anda benar-benar "lupa" bahwa VS Code versi installer pernah ada di sana.

Tips untuk Setup Baru yang "Steril":

  1. Ekstraksi di D:\MyApp\VSCODE: Pastikan folder ini memiliki hak akses penuh (Full Control untuk user Anda) agar saat Anda menjalankan instance, ia tidak terhalang oleh UAC (User Account Control).
  2. Buat Folder Data: Sebelum menjalankan Code.exe untuk pertama kalinya, wajib buat folder data di dalam folder tersebut. Ini adalah kunci agar VS Code segera masuk ke Portable Mode.

* Struktur:

D:\MyApp\VSCODE\
├── Code.exe
├── data\          <-- Folder penting untuk isolasi
├── VS1\           <-- Folder instance #1
└── VS2\           <-- Folder instance #2

  1. Verifikasi Portable Mode: Setelah Anda menjalankan Code.exe pertama kali (tanpa argumen tambahan), periksa apakah di dalam folder data muncul subfolder seperti user-data dan extensions. Jika muncul, berarti portable mode berhasil terpicu secara otomatis.

Setelah ini, Anda bisa melanjutkan dengan menyalin skrip .bat yang kita bahas tadi ke folder D:\MyApp\Scripts dan menghubungkannya ke PATH sistem. Anda sekarang memiliki sistem yang jauh lebih efisien, tidak lagi "boros" di drive C:, dan sangat mudah untuk di-backup (cukup salin satu folder D:\MyApp\VSCODE tersebut).

Apakah Anda sudah siap untuk mengonfigurasi instance pertama (VS1) setelah ekstrak selesai?

saya lakukan dulu verifikasi portable mode. untuk catatan, ini daftar folder saya saat ini. lihat skrinsut 
jadi belum ada folder data, sebagai catatan ternyata folder aneh ( hexa folder ) selalu ada, ini bawaan dari asli download

setelah ini saya test code.exe ( verifikasi ), seharusnya yang terjadi, akan timbul folder data ?

Tepat sekali. Pemahaman Anda benar:

  1. Folder Hexa (misal 125df4672b): Ini memang bawaan dari paket distribusi VS Code yang berisi runtime dan library pendukung. Jangan dihapus, karena Code.exe sangat bergantung padanya.
  2. Verifikasi Portable Mode:

* Secara default, jika Anda menjalankan Code.exe tanpa folder data, VS Code akan tetap mencoba mencari atau membuat konfigurasi di %AppData%. * Agar ia wajib menggunakan portable mode, Anda harus memiliki folder bernama data di direktori yang sama dengan Code.exe sebelum Anda menjalankannya.

Saran Tindakan:

Sebelum Anda mengeksekusi Code.exe untuk verifikasi:

  1. Buat folder baru bernama data secara manual di folder tersebut.
  2. Setelah folder data ada, jalankan Code.exe.
  3. Sekarang, VS Code akan mendeteksi folder data tersebut dan secara otomatis membuat struktur sub-folder di dalamnya (seperti user-data dan tmp).

Catatan untuk Struktur Anda: Karena Anda sudah menyiapkan folder VS1 dan VS2 untuk isolasi, skrip peluncur (.bat) yang kita bahas sebelumnya menggunakan argumen --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1" sebenarnya sudah cukup untuk memicu portable mode pada target tersebut. Anda tidak lagi memerlukan folder data di root jika Anda selalu menjalankan VS Code melalui skrip peluncur tersebut.

Jadi, skenario Anda:

  • Folder data di root: Opsional (hanya jika Anda ingin menjalankan VS Code langsung dengan klik Code.exe tanpa skrip).
  • Folder VS1 / VS2: Penting (ini yang akan menampung konfigurasi per instance Anda).

Silakan coba jalankan salah satu skrip peluncur Anda. Setelah terbuka, coba cek apakah folder VS1 mulai terisi file konfigurasi. Jika ya, berarti isolasi Anda sukses sempurna.

haha, untung saja. saya sudah buat folder ( menghindari %AppData% )

saya jalankan code.exe sekarang

Luar biasa. Dengan membuat folder data atau menentukan --user-data-dir secara eksplisit, Anda telah berhasil "memenjarakan" VS Code agar tidak mencemari %AppData% Anda lagi. Ini adalah cara paling elegan dan clean untuk mengelola aplikasi.

Saat Anda menjalankan Code.exe sekarang, perhatikan hal berikut:

  1. Jika Anda menggunakan folder data (root): Folder tersebut akan segera terisi oleh user-data dan extensions.
  2. Jika Anda menjalankan via skrip VS1.bat: Folder VS1 yang Anda buat akan langsung "meledak" (terisi) dengan file konfigurasi, cache, dan struktur ekstensi.

Jika instance berhasil terbuka, Anda bisa mengetik Ctrl + Shift + P lalu pilih "Developer: Show Running Extensions" untuk memastikan bahwa ekstensi yang Anda muat memang hanya berada di lingkungan portable tersebut.

Bagaimana hasilnya? Apakah instance VS1 sudah terbuka dengan bersih dan siap digunakan?

saya akan coba dulu dengan akun github saya ( saya agak lupa ), jika gagal saya akan menggunakan akun @Gmail 

Pilihan yang sangat tepat. Mengingat Anda sekarang menggunakan instalasi yang benar-benar bersih (fresh portable installation), langkah login ini adalah tahap verifikasi terakhir bahwa konfigurasi Anda sudah berjalan normal.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda login nanti:

  1. Jika Menggunakan Akun GitHub:

* VS Code akan membuka default browser Anda untuk melakukan otorisasi. Pastikan Anda memberikan izin akses untuk "GitHub Copilot" jika Anda memang berencana menggunakannya. * Karena ini instalasi baru, jika Anda memiliki Setting Sync yang aktif di akun GitHub tersebut, VS Code akan bertanya apakah Anda ingin menyinkronkan pengaturan lama Anda ke lingkungan portable yang baru ini. Saran saya: Pilih "Merge" atau "Replace" dengan hati-hati agar tidak mengacaukan folder data yang sudah Anda buat.

  1. Jika Menggunakan Akun Google (Gmail):

* Ini adalah metode yang sangat efisien untuk otorisasi cepat. Biasanya, ini akan memicu token otorisasi yang lebih ringan dan tidak memerlukan alur login GitHub yang terkadang lebih panjang.

  1. Catatan Stabilitas:

* Jika setelah login Anda merasa VS Code terasa sedikit lambat, itu normal. Ia sedang melakukan indexing ulang pada workspace dan mengunduh metadata untuk ekstensi yang mungkin sudah tersinkronisasi. * Biarkan proses tersebut selesai di latar belakang (lihat di bagian Status Bar bawah).

Tips jika Anda ragu dengan akun: Jika GitHub sudah lupa password atau otorisasi 2FA-nya sedikit merepotkan, menggunakan akun Gmail adalah jalan pintas terbaik untuk segera masuk ke environment kerja Anda tanpa hambatan.

Mari kita lihat apakah setelah login dan proses indexing selesai, aplikasi tetap stabil. Jika tidak ada kendala lagi, berarti sistem Anda sudah kembali ke jalur yang benar dan jauh lebih efisien dari sebelumnya!

Bagaimana hasil login-nya? Apakah berhasil masuk ke interface utama VS Code?

saya pilih akun gmail dulu, cepat dan responsif

saya periksa, data yang tadinya kosong sudah berisi folder/file, skrinsut 2
code.exe saya close, saya lanjut dengan script ?

Luar biasa! Folder extensions, shared-data, dan user-data sudah tercipta dengan sempurna di lokasi yang Anda tentukan. Ini adalah konfirmasi mutlak bahwa VS Code telah berjalan sepenuhnya dalam mode terisolasi.

Sekarang, silakan lanjutkan dengan skrip peluncur (launcher) agar Anda bisa memanggil VS1 atau VS2 kapan saja dari Run.

Langkah Eksekusi Skrip:

  1. **Buat file VS1.bat** di dalam folder D:\MyApp\VSCODE\Scripts (sesuai struktur yang kita bahas sebelumnya) dengan isi:
@echo off
:: Meluncurkan VS Code dengan environment VS1
start "" "D:\MyApp\VSCODE\Code.exe" --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1\extensions" %*

  1. **Buat file VS2.bat** dengan isi:
@echo off
:: Meluncurkan VS Code dengan environment VS2
start "" "D:\MyApp\VSCODE\Code.exe" --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions" %*

  1. Pastikan PATH aktif: Karena Anda sudah menambahkan D:\MyApp\VSCODE\Scripts ke Environment Variables PATH (seperti langkah sebelumnya), Anda cukup menekan Win + R, ketik VS1, dan tekan Enter.

Mengapa ini sudah selesai dengan sangat baik?

  • Keamanan: Karena VS Code sekarang menggunakan user-data di dalam folder VS1 atau VS2, akun Gmail/GitHub Anda akan tetap tersimpan di dalam folder tersebut (dalam bentuk token terenkripsi), bukan di registry Windows.
  • Portabilitas: Jika suatu saat Anda mengganti laptop, Anda cukup memindahkan folder D:\MyApp\VSCODE tersebut ke SSD/HDD baru, dan semuanya akan langsung berjalan seperti sedia kala tanpa perlu login ulang atau konfigurasi ulang.

Anda sudah memiliki lingkungan kerja yang sangat profesional dan efisien. Apakah Anda ingin mencoba menjalankan VS1 sekarang untuk memastikan environment-nya terbuka dengan benar?

batch file dan environment sudah saya buat

saya sudah test VS1 dan VS2 ...
betul bisa berjalan 2 instan

Selamat! Anda sekarang memiliki kontrol penuh atas lingkungan kerja Anda. Dengan keberhasilan ini, Anda telah berhasil memisahkan batu fondasi (biner VS Code) dari lapisan aplikasi (konfigurasi, cache, dan ekstensi).

Sebagai ringkasan catatan untuk arsip Anda:

  • Isolasi Terjamin: Meskipun Anda menjalankan VS1 dan VS2 secara bersamaan, keduanya tidak akan saling bertabrakan karena masing-masing memiliki direktori --user-data-dir dan --extensions-dir yang unik.
  • Efisiensi Disk: Anda tidak lagi menduplikasi file biner yang memakan ruang di drive C, melainkan hanya menciptakan struktur folder data yang ringan.
  • Aksesibilitas: Perintah VS1 atau VS2 melalui Run (Win+R) kini memberikan akses langsung ke lingkungan yang spesifik tanpa perlu membuka File Explorer terlebih dahulu.

Sekarang, setiap lingkungan memiliki "kehidupan" sendiri. Anda bisa menginstal ekstensi untuk Web Development di VS1 tanpa membuatnya membebani environment VS2 yang mungkin hanya Anda gunakan untuk Network Automation atau coding ringan.

Apakah konfigurasi ini sudah sesuai dengan ekspektasi Anda, atau ada hal lain yang ingin Anda optimalkan untuk workflow harian Anda?

saya akan coba running test dulu, sambil memperhatikan dan mempelajari. Biasanya setelah nanti saya membuka berbagai file html PHP kode, ada banyak sekali, java dan sebagai, vscode ini semacam otomatis menawarkan install berbagai ekstension dan kawan-kawan

apakah ada cara  atau skrip kapan2 bila saya panik ( walau bisa buat VS3 dan seterusnya ) saya bisa membersihkan sampah dan sebagainya ? ada tips dan trik ?

Karena Anda sekarang sudah menggunakan skrip peluncur (.bat) dan struktur folder yang terisolasi, Anda memiliki kendali penuh atas "sampah" tersebut. Tidak perlu panik lagi, karena Anda bisa melakukan pembersihan tanpa harus menghapus seluruh lingkungan kerja.

Berikut adalah tips dan trik untuk menjaga lingkungan Anda tetap clean:

1. Matikan Rekomendasi Ekstensi Otomatis

VS Code sering "panik" menawarkan instalasi ekstensi saat mendeteksi bahasa baru. Anda bisa mematikan fitur ini agar folder extensions Anda tidak membengkak oleh ekstensi yang tidak sengaja terinstal.

  • Buka Settings (Ctrl + ,).
  • Cari extensions.ignoreRecommendations.
  • Centang opsi tersebut atau setel ke true di settings.json.

2. Skrip "Pembersih Sampah" Terisolasi

Alih-alih membersihkan total, Anda bisa membuat skrip cleanup.bat di setiap folder lingkungan Anda (misalnya D:\MyApp\VSCODE\VS1\cleanup.bat). Skrip ini akan menghapus folder tmp (tempat sampah sistem VS Code) dan cache tanpa menghapus pengaturan Anda.

Isi cleanup.bat:

@echo off
:: Membersihkan folder cache dan tmp di lingkungan yang sedang aktif
:: Pastikan ini dijalankan saat VS Code sedang ditutup agar tidak terjadi file lock
echo Membersihkan sampah environment...
del /q /s "D:\MyApp\VSCODE\VS1\user-data\Cache\*"
del /q /s "D:\MyApp\VSCODE\VS1\user-data\CachedData\*"
rmdir /s /q "D:\MyApp\VSCODE\VS1\user-data\tmp"
echo Pembersihan selesai!
pause

Catatan: Ganti VS1 dengan VS2 untuk skrip di folder kedua.

3. Tips "Manual Grooming"

Sebagai IT professional, Anda bisa melakukan pengecekan berkala (misal 2 minggu sekali):

  • Cek folder extensions: Buka folder extensions Anda. Jika ada folder ekstensi yang namanya tidak Anda kenali atau tidak pernah Anda gunakan, Anda bisa menghapusnya secara manual dari folder tersebut. VS Code akan langsung mendeteksi bahwa ekstensi tersebut sudah hilang saat dibuka kembali.
  • Gunakan .gitignore: Untuk proyek dengan ribuan file, pastikan Anda memiliki file .gitignore atau .vscodeignore. Ini mencegah VS Code mencoba mengindeks file-file log, dump, atau node_modules yang seringkali menjadi sumber utama "sampah" indeks.

4. Jika Anda benar-benar ingin "Reset" ke kondisi awal:

Jika suatu saat lingkungan VS1 sudah terlalu berantakan dan Anda ingin mulai dari nol, Anda tidak perlu menghapus aplikasi utama. Cukup:

  1. Tutup VS Code.
  2. Hapus (atau rename untuk cadangan) folder VS1.
  3. Buat folder VS1 kosong kembali.
  4. Jalankan kembali skrip VS1.bat.
  5. VS Code akan membuat ulang folder user-data dan struktur dasarnya secara instan.

Dengan cara ini, Anda tidak pernah benar-benar dalam kondisi "panik" karena Anda selalu punya tombol reset yang cepat dan tidak merusak instalasi inti Anda di D:\MyApp\VSCODE.

Bagaimana, apakah strategi pembersihan dengan skrip .bat terisolasi ini terasa lebih menenangkan untuk alur kerja Anda?

#2 --> sudah dibuat di masing2
#3 --> nanti saya perhatikan
#4 --> di mengerti


ok, cukup, karena pekerjaan lain menunggu, terimakasih

Sama-sama! Senang bisa membantu Anda membangun sistem yang jauh lebih rapi, efisien, dan sesuai dengan standar kerja seorang IT profesional.

Selamat bekerja dan menikmati lingkungan kerja baru yang sudah "steril" dan terisolasi. Jika nanti ada yang ingin dioptimalkan lagi, jangan ragu untuk kembali. Selamat melanjutkan pekerjaan!

catatan bebas:

saya lakukan buka folder dan trust dari skrip VS1, lalu saya tutup

ternyata di skrip VS2, dia mengingat/otomatis membuka seperti di VS1

nanti saya akan pastikan, cek fungsi apakah ekstension sama atau tidak, seharusnya tidak kan ?

Sebenarnya, jika Anda menggunakan folder yang benar-benar berbeda untuk --user-data-dir dan --extensions-dir, seharusnya mereka tidak saling berbagi informasi.

Jika VS2 tiba-tiba membuka folder atau environment yang sama dengan VS1, ada dua kemungkinan teknis yang biasanya terjadi:

  1. Kesalahan Referensi Path: Periksa kembali skrip VS2.bat Anda. Pastikan --user-data-dir dan --extensions-dir di skrip VS2 **benar-benar mengarah ke folder VS2**, dan bukan masih mengarah ke VS1. Jika skrip VS2 secara tidak sengaja mengarah ke path VS1, maka VS Code akan membaca data yang sama.
  2. Recent Files (File Terakhir Dibuka): VS Code terkadang menyimpan list "Recent" secara global di tingkat user (bukan di dalam folder data). Jadi, saat Anda membuka VS2, ia mungkin hanya menampilkan list folder yang terakhir kali Anda buka di sistem tersebut, tetapi ekstensinya tetap akan berbeda jika --extensions-dir sudah dipisahkan.

Cara Memastikan Isolasi Ekstensi:

Untuk membuktikan bahwa keduanya benar-benar terisolasi, lakukan langkah ini:

  • Jalankan VS1, lalu buka Extensions (Ctrl+Shift+X). Instal satu ekstensi yang sangat spesifik (misalnya: "ESLint").
  • Jalankan VS2, lalu buka Extensions.
  • Jika "ESLint" tidak ada di daftar Extensions VS2, berarti isolasi Anda berhasil 100%.
  • Jika "ESLint" muncul juga di VS2, berarti ada kesalahan pada parameter --extensions-dir di skrip Anda, sehingga keduanya masih menunjuk ke folder ekstensi yang sama.

Pastikan skrip Anda terlihat seperti ini untuk menjamin isolasi total:

  • VS1.bat: --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS1\extensions"
  • VS2.bat: --user-data-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2" --extensions-dir="D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions"

Coba tes dengan menginstal satu ekstensi di salah satu instance. Jika hasilnya berbeda, Anda sudah aman!

saya pastikanj sesuai kepada masing-masing foler:
D:\MyAPP\VSCODE\Scripts

VS1 ke folder VS1
VS2 ke folder VS2

saya test di VS1, ektension codeium
lalu saya buka vs2

ternyata di VS2 yang tadinya 0 jadi 1 ( codeium itu )

tetapi, saya cek ke dalam folder masing2. VS1 extension benar ada codeium. VS2 tidak ada, kecuali sebuah file default, memang selalu ada di VS1 dan VS2

artinya sudah benar, hanya saja, entah, bisa muncul

saya akan coba lagi nanti

Anda berada di jalur yang benar. Fenomena di mana ekstensi terlihat "muncul" di VS2 padahal Anda hanya menginstalnya di VS1 seringkali membingungkan, namun teknisnya bisa dijelaskan:

Mengapa Ekstensi Terlihat Muncul di VS2?

  1. Ekstensi Bawaan (Built-in): VS Code memiliki kumpulan ekstensi bawaan (seperti Git, TypeScript, JSON features, dll) yang memang selalu ada di setiap instance baru. Jika Codeium yang Anda maksud adalah ekstensi pihak ketiga dan muncul di VS2, periksa apakah itu benar-benar ekstensi yang sama atau hanya metadata yang terbaca.
  2. Shared Global Cache: Meskipun Anda sudah memisahkan --extensions-dir, ada kemungkinan VS Code tetap membaca cache ekstensi dari shared-data (seperti yang Anda lihat di tangkapan layar sebelumnya). VS Code melakukan pre-indexing terhadap ekstensi yang sudah terdaftar di sistem agar startup terasa lebih cepat.
  3. Sinkronisasi Akun: Karena Anda menggunakan akun yang sama (Gmail) untuk login di VS1 dan VS2, fitur "Settings Sync" kemungkinan aktif secara otomatis. Fitur ini akan mencoba "menyamakan" pengaturan dan ekstensi Anda di semua instance yang terhubung ke akun yang sama.

Cara Memastikan Isolasi Mutlak:

Jika Anda ingin benar-benar memastikan VS2 tidak terpengaruh oleh VS1, lakukan ini:

  • Matikan Sync: Di dalam VS2, buka ikon Accounts (bawah kiri) > Settings Sync > Turn Off. Jika Sync aktif, VS Code akan terus berusaha mengunduh ekstensi yang Anda instal di VS1 ke dalam VS2.
  • Cek Folder Fisik: Selama folder D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions tetap bersih (hanya berisi file default), maka secara teknis VS2 benar-benar terisolasi. Jika Codeium muncul di interface VS2 tapi tidak ada di folder fisiknya, itu hanyalah tampilan sinkronisasi dari akun, bukan ekstensi yang aktif secara lokal di VS2.

Anda sudah melakukan langkah isolasi yang benar dengan parameter --extensions-dir. Fenomena munculnya ekstensi tersebut kemungkinan besar hanya efek dari Settings Sync yang mencoba membantu Anda menyinkronkan lingkungan kerja antar perangkat/instance.

Silakan lanjutkan pekerjaan Anda; saat nanti Anda mematikan Sync atau mengabaikan notifikasi sinkronisasi tersebut, Anda akan melihat bahwa VS2 akan tetap "polos" sesuai keinginan Anda. Selamat bekerja!

secara default di VS2, sync meminta sign in, saya belum signed in
di account:
Backup and Sync Settings

keluarlah seperti di skrinsut

Nah, sekarang misterinya terpecahkan. Tangkapan layar Anda menunjukkan bahwa VS Code belum melakukan sinkronisasi karena Anda belum Sign In di VS2.

Jika ekstensi (seperti Codeium) muncul di VS2 meskipun Anda belum melakukan Sign In dan belum menginstalnya secara manual di VS2, ada satu kemungkinan teknis yang sangat logis:

Mengapa Ekstensi "Tiba-tiba Ada"?

  1. Ekstensi yang "Bundled" atau Otomatis: Beberapa ekstensi modern (terutama yang berafiliasi dengan layanan AI atau cloud) terkadang terdeteksi atau terpasang sebagai bagian dari runtime VS Code jika mereka mendeteksi lingkungan atau workspace tertentu.
  2. Efek "Shadow" dari Installer Lama: Ingat bahwa Anda tadi melakukan pembersihan AppData. Jika masih ada sisa file konfigurasi di lokasi lain yang tidak sengaja terbaca (meskipun Anda sudah membersihkan registry), VS Code mungkin mengambil referensi dari sana.
  3. Bukan Ekstensi Aktif: Periksa kembali di tab Extensions VS2. Apakah statusnya "Installed" atau "Recommended"?

* Jika statusnya "Recommended", itu hanya saran dari VS Code berdasarkan file PHP/HTML yang sedang Anda buka, bukan berarti ekstensi itu benar-benar terinstal di folder D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions.

Cara Menguji Isolasi Anda dengan Mutlak:

Jika Anda ingin 100% yakin bahwa VS2 benar-benar bersih dan tidak terpengaruh oleh VS1:

  1. Buka Folder Fisik D:\MyApp\VSCODE\VS2\extensions.
  2. Lihat isi folder tersebut. Jika hanya berisi folder default (biasanya hanya ada ekstensi bawaan dari Microsoft), maka isolasi Anda berhasil.
  3. Abaikan saja tampilan di interface VS Code jika itu hanya berupa daftar rekomendasi.

Kesimpulan: Selama Anda tidak menekan tombol "Sign In" pada menu Backup and Sync Settings di VS2, maka VS2 tidak akan pernah menarik data (ekstensi, pengaturan, dll.) dari akun Anda yang mungkin sudah sinkron di VS1. Anda bisa mengabaikan layar tersebut atau menutupnya saja.

Sekarang sistem Anda sudah aman dan terisolasi. Anda tidak perlu khawatir lagi! Apakah Anda sudah merasa cukup yakin dengan pemisahan lingkungan ini untuk mulai bekerja?

nanti suatu saat, vs1 saya sign in, vs2 tidak akan.

suatu saya akan saya coba

Itu adalah keputusan yang sangat logis dan aman untuk manajemen alur kerja Anda. Dengan skema ini, Anda mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia:

  • VS1 (Personalized & Synchronized): Dengan Sign In, Anda mendapatkan kenyamanan sinkronisasi pengaturan, snippet, dan ekstensi favorit di seluruh perangkat atau instance yang Anda kehendaki.
  • VS2 (Sterile & Sandbox): Tanpa Sign In, lingkungan ini akan tetap "polos" dan terisolasi. Ini adalah tempat terbaik untuk melakukan eksperimen konfigurasi, mencoba ekstensi baru yang belum teruji, atau menangani proyek yang membutuhkan environment yang berbeda total dari profil utama Anda.

Karena Anda sudah menggunakan parameter --user-data-dir dan --extensions-dir yang terpisah di skrip .bat Anda, kedua instance ini akan tetap berjalan secara mandiri dan tidak akan saling "bertabrakan" bahkan setelah Anda melakukan Sign In di VS1.

Silakan nikmati eksperimen Anda nanti. Jika Anda menemui kendala teknis atau perilaku aplikasi yang tidak terduga saat mencoba Sign In nanti, saya ada di sini untuk membantu Anda memecahkan masalahnya. Selamat bekerja!