Personal Notes Parmi

Power BI cek TRU - Gemini

Saya ingin berdiskusi dan melakukan tes hal-hal terkait Power BI ( microsoft power BI desktop fre version ). Saya lupa apakah kita pernah membahas ini

Belum, kita belum pernah membahas topik mengenai Microsoft Power BI Desktop versi gratis secara spesifik sebelumnya. Sesi ini adalah kali pertama kita memulainya.

Microsoft Power BI Desktop versi gratis menyediakan fitur authoring yang sangat kaya secara lokal. Melalui aplikasi ini, Anda dapat mengeksplorasi berbagai kemampuan utama Business Intelligence tanpa biaya lisensi, seperti:

  • Data Preparation (Power Query): Menghubungkan, membersihkan, mentransformasi, dan menstrukturkan data dari berbagai sumber (CSV, Excel, Database, Web, dll.).
  • Data Modeling: Membangun relasi antar tabel, membuat kolom kustom, serta menulis rumus DAX (Data Analysis Expressions) untuk Calculated Columns dan Measures.
  • Data Visualization: Merancang laporan interaktif menggunakan berbagai jenis visual standar maupun kustom.
  • Local Saving: Menyimpan hasil kerja dalam format file .pbix secara lokal di komputer.

Topik Diskusi & Tes yang Bisa Kita Lakukan

Anda dapat menguji berbagai skenario teknis sesuai kebutuhan. Beberapa topik yang bisa kita bahas atau simulasikan meliputi:

  1. Latihan Rumus DAX: Dari fungsi dasar (SUM, AVERAGE, COUNTROWS) hingga fungsi time intelligence (TOTALYTD, SAMEPERIODLASTYEAR, CALCULATE).
  2. Transformasi Data di Power Query: Studi kasus pembersihan data kotor, unpivot columns, conditional columns, atau penggabungan beberapa tabel (merge/append).
  3. Desain Skema Relasi: Membahas praktik terbaik pembuatan Star Schema atau Snowflake Schema untuk performa model data yang optimal.
  4. Optimasi Performa Laporan: Menganalisis cara kerja filter context dan row context yang sering membingungkan saat membuat measures.

Silakan sampaikan kasus, skenario data, atau rumus DAX tertentu yang ingin Anda diskusikan atau uji coba sekarang.

Baiklah,
pertama:
saya akan memberikan beberapa link pribadi untuk keperluan belajar/laboratorium, tolong test dulu apakah bisa di baca

#1:
https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.xlsx

#2:
https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.csv

#3:
https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.html

info ke saya yang manakah yang paling mudah di baca ?
import pandas as pd
import requests

urls = {
    "#1 (Excel)": "https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.xlsx",
    "#2 (CSV)": "https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.csv",
    "#3 (HTML)": "https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.html"
}

results = {}
for name, url in urls.items():
    try:
        if "xlsx" in url:
            df = pd.read_excel(url)
        elif "csv" in url:
            df = pd.read_csv(url)
        elif "html" in url:
            dfs = pd.read_html(url)
            df = dfs[0] if dfs else None

        results[name] = {"status": "Success", "shape": df.shape if df is not None else "No data", "columns": list(df.columns) if df is not None else []}
    except Exception as e:
        results[name] = {"status": f"Failed: {str(e)}"}

print(results)


{'#1 (Excel)': {'status': 'Failed: <urlopen error [Errno -3] Temporary failure in name resolution>'}, '#2 (CSV)': {'status': 'Failed: <urlopen error [Errno -3] Temporary failure in name resolution>'}, '#3 (HTML)': {'status': 'Failed: <urlopen error [Errno -3] Temporary failure in name resolution>'}}


# Let's test with requests using standard headers or check if the domain resolves or needs a different approach / fallback inspection
try:
    response = requests.get("https://api.anekakebutuhan.com/S-AI/assingment.csv", timeout=5)
    print("Direct request status:", response.status_code)
except Exception as e:
    print("Direct request error:", type(e).__name__, str(e))


Direct request error: ConnectionError HTTPSConnectionPool(host='api.anekakebutuhan.com', port=443): Max retries exceeded with url: /S-AI/assingment.csv (Caused by NameResolutionError("HTTPSConnection(host='api.anekakebutuhan.com', port=443): Failed to resolve 'api.anekakebutuhan.com' ([Errno -3] Temporary failure in name resolution)"))


Ketiga link tersebut (.xlsx, .csv, dan .html) saat ini tidak dapat dibaca atau diakses karena domain api.anekakebutuhan.com mengalami kegagalan resolusi nama (DNS/Name Resolution Error), yang berarti server atau domain tersebut tidak aktif atau tidak dapat dijangkau dari lingkungan pengujian saat ini.


Analisis Kemudahan Pembacaan Secara Umum (Jika Tautan Aktif di Power BI Desktop):

Meskipun tautan tersebut saat ini belum bisa diakses secara eksternal, jika dilihat dari konteks Power BI Desktop, berikut adalah urutan format yang paling mudah hingga yang paling kompleks untuk dibaca:

  1. #2 (CSV - Comma-Separated Values):

* Tingkat Kemudahan: Paling Mudah & Paling Efisien. * Alasan: Format CSV adalah format teks datar yang sangat ringan. Power BI dapat membacanya dengan sangat cepat tanpa overhead pemrosesan format file yang kompleks. Power Query secara otomatis mendeteksi pemisah (delimiter) dan tipe data dengan sangat baik.

  1. #1 (Excel - .xlsx):

* Tingkat Kemudahan: Sangat Mudah. * Alasan: Power BI memiliki konektor bawaan yang sangat optimal untuk file Excel. Namun, jika file Excel memiliki banyak sheet, header bertingkat, atau sel gabungan (merged cells), Anda mungkin perlu sedikit melakukan transform tambahan di Power Query sebelum data siap dianalisis.

  1. #3 (HTML):

* Tingkat Kemudahan: Cukup Mudah (Membutuhkan Langkah Ekstra). * Alasan: Power BI (melalui Power Query) memiliki fitur Web Connector yang bisa mendeteksi tabel di dalam halaman HTML. Namun, jika struktur HTML tidak bersih atau tabelnya dinamis (menggunakan JavaScript/AJAX), pembacaan data bisa gagal atau memerlukan penanganan khusus dibandingkan file data murni seperti CSV atau Excel.

Silakan periksa kembali URL atau status domain Anda. Jika Anda ingin menggunakan file alternatif atau mengunggah/menempelkan data langsung untuk latihan DAX dan Power Query, beri tahu saya!

bagaimana dengan ini ?

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1hWXO3qS2ENKmrM34cmKix3vn4agTQbpH/edit?usp=sharing&ouid=106647161832485493021&rtpof=true&sd=true

bisa di baca ?
# Let's inspect the Google Sheets link
# Google Sheets public sharing links can often be converted to export links for CSV/Excel or fetched if public.
# Let's parse the URL: https://docs.google.com/spreadsheets/d/1hWXO3qS2ENKmrM34cmKix3vn4agTQbpH/edit?usp=sharing
sheet_id = "1hWXO3qS2ENKmrM34cmKix3vn4agTQbpH"
export_csv_url = f"https://docs.google.com/spreadsheets/d/{sheet_id}/export?format=csv"
export_xlsx_url = f"https://docs.google.com/spreadsheets/d/{sheet_id}/export?format=xlsx"

try:
    res = requests.get(export_csv_url, timeout=5)
    print("Export CSV Status:", res.status_code)
    if res.status_code == 200:
        print("CSV Preview:", res.text[:200])
        # Try loading into pandas
        from io import StringIO
        df = pd.read_csv(StringIO(res.text))
        print("DataFrame Shape:", df.shape)
        print("Columns:", list(df.columns))
except Exception as e:
    print("Error fetching Google Sheet:", e)


Error fetching Google Sheet: name 'requests' is not defined


import requests
import pandas as pd
from io import StringIO

sheet_id = "1hWXO3qS2ENKmrM34cmKix3vn4agTQbpH"
export_csv_url = f"https://docs.google.com/spreadsheets/d/{sheet_id}/export?format=csv"

try:
    res = requests.get(export_csv_url, timeout=5)
    print("Export CSV Status:", res.status_code)
    if res.status_code == 200:
        df = pd.read_csv(StringIO(res.text))
        print("DataFrame Shape:", df.shape)
        print("Columns:", list(df.columns))
        print("Head:\n", df.head(3))
    else:
        print("Content preview:", res.text[:200])
except Exception as e:
    print("Error fetching Google Sheet:", e)


Error fetching Google Sheet: HTTPSConnectionPool(host='docs.google.com', port=443): Max retries exceeded with url: /spreadsheets/d/1hWXO3qS2ENKmrM34cmKix3vn4agTQbpH/export?format=csv (Caused by NameResolutionError("HTTPSConnection(host='docs.google.com', port=443): Failed to resolve 'docs.google.com' ([Errno -3] Temporary failure in name resolution)"))


Tautan Google Sheets tersebut tidak dapat dibaca secara langsung oleh sistem saat ini karena keterbatasan akses jaringan/DNS (Name Resolution Error) dari lingkungan uji coba ini.

Namun, jika Anda menggunakannya secara langsung di Power BI Desktop di komputer Anda, tautan Google Sheets tersebut sangat bisa dibaca, asalkan memenuhi beberapa ketentuan berikut:

  1. Pengaturan Akses Publik (Sharing): Pastikan tautan Google Sheets tersebut diatur menjadi "Anyone with the link can view" (Siapa saja yang memiliki link dapat melihat).
  2. Cara Menghubungkannya di Power BI Desktop:

* Di Power BI Desktop, pilih Get Data -> Web. * Masukkan URL Google Sheets tersebut. * Tips Tambahan: Agar Power BI bisa langsung membacanya sebagai tabel bersih tanpa memuat elemen HTML halaman web Google Sheets, Anda bisa mengubah sedikit bagian belakang URL-nya dari /edit?usp=sharing... menjadi format ekspor langsung, contohnya dengan mengganti bagian akhir URL menjadi /export?format=csv atau /export?format=xlsx.

Tingkat Kemudahan Membaca Google Sheets:

  • Sangat Mudah. Power BI memperlakukan Google Sheets yang diexport atau ditarik via Web/OData connector mirip seperti file Excel atau CSV secara online. Begitu koneksi berhasil, Anda bisa langsung masuk ke Power Query untuk melakukan transformasi data.

Apakah Anda ingin kita langsung simulasikan skenario data tertentu, atau Anda sedang mencoba menarik data ini langsung ke Power BI Desktop Anda sekarang?

Baiklah

apakah domain-domain ini bisa di akses, beritahu saya yang  bisa saja:

https://anekakebutuhan.com/
https://parmi.web.id/
https://kevinyahya.com/
https://mustika.my.id/
import requests

domains = [
    "https://anekakebutuhan.com/",
    "https://parmi.web.id/",
    "https://kevinyahya.com/",
    "https://mustika.my.id/"
]

accessible = []
for url in domains:
    try:
        res = requests.get(url, timeout=5)
        accessible.append((url, res.status_code))
    except Exception as e:
        accessible.append((url, f"Failed: {type(e).__name__}"))

print(accessible)


[('https://anekakebutuhan.com/', 'Failed: ConnectionError'), ('https://parmi.web.id/', 'Failed: ConnectionError'), ('https://kevinyahya.com/', 'Failed: ConnectionError'), ('https://mustika.my.id/', 'Failed: ConnectionError')]


Dari daftar domain yang Anda berikan, saat ini tidak ada satupun domain di atas yang dapat diakses dari lingkungan pengujian kami (mengalami kendala koneksi atau Name Resolution/Connection Error).

Berikut rincian statusnya:

  1. [https://anekakebutuhan.com/](https://anekakebutuhan.com/) — Tidak dapat diakses
  2. [https://parmi.web.id/](https://parmi.web.id/) — Tidak dapat diakses
  3. [https://kevinyahya.com/](https://kevinyahya.com/) — Tidak dapat diakses
  4. [https://mustika.my.id/](https://mustika.my.id/) — Tidak dapat diakses

Meskipun demikian, kondisi ini hanya berlaku dari sisi lingkungan server/network pengujian saya saat ini. Jika domain-domain tersebut aktif secara publik, Anda tetap bisa menggunakannya secara normal di komputer lokal Anda untuk latihan Power BI.

bisa diperbaiki dan di koreksi atau di buang saja data yang tidak bisa di olah atau inkonsisten dalam ke file saya ini ? tujuan saya untuk keperluan sumber data PowerBI nantinya agar hasil tabel dan relasi berfungsi dengan benar
import pandas as pd

# Let's inspect the files provided in the environment
# The user uploaded 'assingment.xlsx' and 'Transportation.xlsx'
xls1 = pd.ExcelFile('assingment.xlsx')
print("assingment.xlsx sheets:", xls1.sheet_names)
df_assign = pd.read_excel('assingment.xlsx', sheet_name=0)
print("assingment head:\n", df_assign.head())
print("assingment info:")
print(df_assign.info())

xls2 = pd.ExcelFile('Transportation.xlsx')
print("Transportation.xlsx sheets:", xls2.sheet_names)
for sheet in xls2.sheet_names:
    temp_df = pd.read_excel('Transportation.xlsx', sheet_name=sheet)
    print(f"\n--- Transportation sheet: {sheet} ---")
    print(temp_df.head(2))
    print(temp_df.info())


assingment.xlsx sheets: ['Assignment']
assingment head:
   Catatan bebas   NO Assigment Date             PO NUMBER                       DUID                         DU NAME           Plan Start Target Days   Actual Finish Work LONG AGING                   Delay Reason REMARK PROGRESS        PIC TEAM          SOW GROUP        DETAIL SOW     SUB REGION         REGION       ITEM PO                                     PO DESCRIPTION     AMOUNT  NEW SITE - RAN - DETAIL AMOUNT STATUS PROGRESS ON SITE STATUS MATERIAL DOC. SUBMISSION SITE ON-AIR TERM 40%       DATE   ATP TERM 50%      DATE2   PAC TERM 10%      DATE3  WCC TERM 100% DATE4  FULL PAYMENT Termin  FULL AMPUNT 100%  FULL PAYMENT2 ALL  OUTSTANDING PO      REMARKS STO Remarks  Nilai di PO  Column1   X                  DUID BASE ON PO   CURRENT STATUS Daily Progress PIC Incharge                  REMARK ZTE TARGET                            REMARK WCC Unnamed: 52
0           NaN  1.0     2025-07-21  S1ID2025042515WBF1-1  NACH_0010_SUM-AC-BNA-0228           Lamteh-KMulia SHUB(G)  2025-07-28 00:00:00      2 Days  2025-08-01 00:00:00     5 Days  Waiting Kunci MS>>MS still PM             NaN          ADIONO  Dismantle MW Keep  Dismantle MW 1.2  Nanggroe Aceh  North Sumatra  3.500002e+11   Dismantling&Simple Packing: MW+0.7-12m Antenna 2  1000000.0                             NaN                    Done    Inbound Done          Closed        Done   400000 2025-09-15  Done   500000 2025-10-08   NaN                 NaT  NaN             NaT               900000                 0             900000          100000  In Progress         NaN          NaN      NaN NaN  SUM-AC-BNA-2380_SUM-AC-BNA-0228    Closed_TERM 3            NaN          NaN  WCC_DOC NOT YET CLOSED        NaN  Need Open Task PAC, Submit DR Upload         NaN
1           NaN  2.0     2025-07-21  S1ID2025042515WBF1-1  NACH_0034_SUM-AC-BNA-0230   Dayah RM_Ajuen-KMulia SHUB(G)  2025-07-27 00:00:00      2 Days  2025-07-28 00:00:00     2 Days                            NaN             NaN          ADIONO  Dismantle MW Keep  Dismantle MW 0.6  Nanggroe Aceh  North Sumatra  3.500003e+11  Dismantling&Simple Packing: MW+0.3-0.6m Antenna 2  1000000.0                             NaN                    Done    Inbound Done     L1 Approved        Done   400000 2025-09-15  Done   500000 2025-10-08  Done   100000 2026-01-26  NaN             NaT              1000000                 0            1000000               0         Done         NaN          NaN      NaN NaN        NACH_0034_SUM-AC-BNA-0230      L1 Approved            NaN          NaN                     NaN        NaN                                   NaN         NaN
2           NaN  3.0     2025-07-30  S1ID2025042515WBF1-1  NACH_0044_SUM-AC-LSM-0158  Mon Geudong-Kenari Lhokseumawe  2025-07-26 00:00:00      2 Days  2025-07-26 00:00:00     1 Days                            NaN             NaN  VALDINO RAWUNG  Dismantle MW Keep  Dismantle MW 0.3  Nanggroe Aceh  North Sumatra  3.500003e+11  Dismantling&Simple Packing: MW+0.3-0.6m Antenna 2  1000000.0                             NaN                    Done    Inbound Done          Closed        Done   400000 2025-09-15   NaN                 NaT   NaN                 NaT  NaN             NaT               400000                 0             400000          600000  In Progress         NaN          NaN      NaN NaN  SUM-AC-LSM-2403_SUM-AC-LSM-0158  Closed_TERM 2-3            NaN          NaN                     NaN        NaN  Need Open Task PAC, Submit DR Upload         NaN
3           NaN  4.0     2025-07-30  S1ID2025042515WBF1-1  NACH_0053_SUM-AC-JTH-0082   Saree HUB-Cinta Alam Lamtamot  2025-07-31 00:00:00      2 Days  2025-07-31 00:00:00     1 Days                            NaN             NaN          ADIONO  Dismantle MW Keep  Dismantle MW 0.9  Nanggroe Aceh  North Sumatra  3.500002e+11   Dismantling&Simple Packing: MW+0.7-12m Antenna 2  1000000.0                             NaN                    Done    Inbound Done          Closed        Done   400000 2025-09-15  Done   500000 2025-10-08  Done   100000 2026-01-26  NaN             NaT              1000000                 0            1000000               0         Done         NaN          NaN      NaN NaN  SUM-AC-JTH-2424_SUM-AC-JTH-0082           Closed            NaN          NaN                     NaN        NaN                                   NaN         NaN
4           NaN  5.0     2025-07-21  S1ID2025042515WBF1-1  NACH_0059_SUM-AC-BNA-0232      Jalan Sawah-Dayah RM_Ajuen  2025-07-25 00:00:00      2 Days  2025-07-26 00:00:00     2 Days                            NaN             NaN          ADIONO  Dismantle MW Keep  Dismantle MW 0.6  Nanggroe Aceh  North Sumatra  3.500003e+11  Dismantling&Simple Packing: MW+0.3-0.6m Antenna 2  1000000.0                             NaN                    Done    Inbound Done          Closed        Done   400000 2025-09-15  Done   500000 2025-10-08   NaN                 NaT  NaN             NaT               900000                 0             900000          100000  In Progress         NaN          NaN      NaN NaN  SUM-AC-BNA-2382_SUM-AC-BNA-0232    Closed_TERM 3            NaN          NaN  WCC_DOC NOT YET CLOSED        NaN  Need Open Task PAC, Submit DR Upload         NaN
assingment info:
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
RangeIndex: 343 entries, 0 to 342
Data columns (total 53 columns):
 #   Column                          Non-Null Count  Dtype         
---  ------                          --------------  -----         
 0   Catatan bebas                   9 non-null      object        
 1   NO                              289 non-null    float64       
 2   Assigment Date                  286 non-null    datetime64[ns]
 3   PO NUMBER                       289 non-null    object        
 4   DUID                            289 non-null    object        
 5   DU NAME                         266 non-null    object        
 6   Plan Start                      224 non-null    object        
 7   Target Days                     204 non-null    object        
 8   Actual Finish Work              272 non-null    object        
 9   LONG AGING                      139 non-null    object        
 10  Delay Reason                    59 non-null     object        
 11  REMARK PROGRESS                 35 non-null     object        
 12  PIC TEAM                        291 non-null    object        
 13  SOW GROUP                       289 non-null    object        
 14  DETAIL SOW                      255 non-null    object        
 15  SUB REGION                      287 non-null    object        
 16  REGION                          287 non-null    object        
 17  ITEM PO                         337 non-null    float64       
 18  PO DESCRIPTION                  337 non-null    object        
 19  AMOUNT                          282 non-null    float64       
 20  NEW SITE - RAN - DETAIL AMOUNT  54 non-null     float64       
 21  STATUS PROGRESS ON SITE         253 non-null    object        
 22  STATUS MATERIAL                 237 non-null    object        
 23  DOC. SUBMISSION                 271 non-null    object        
 24  SITE ON-AIR                     161 non-null    object        
 25  TERM 40%                        343 non-null    object        
 26  DATE                            161 non-null    datetime64[ns]
 27  ATP                             90 non-null     object        
 28  TERM 50%                        343 non-null    object        
 29  DATE2                           89 non-null     datetime64[ns]
 30  PAC                             26 non-null     object        
 31  TERM 10%                        342 non-null    object        
 32  DATE3                           26 non-null     datetime64[ns]
 33  WCC                             8 non-null      object        
 34  TERM 100%                       343 non-null    object        
 35  DATE4                           8 non-null      datetime64[ns]
 36  FULL PAYMENT Termin             343 non-null    int64         
 37  FULL AMPUNT 100%                343 non-null    int64         
 38  FULL PAYMENT2 ALL               343 non-null    int64         
 39  OUTSTANDING PO                  343 non-null    int64         
 40  REMARKS                         292 non-null    object        
 41  STO Remarks                     42 non-null     object        
 42  Nilai di PO                     9 non-null      float64       
 43  Column1                         9 non-null      float64       
 44  X                               0 non-null      float64       
 45  DUID BASE ON PO                 289 non-null    object        
 46  CURRENT STATUS                  252 non-null    object        
 47  Daily Progress                  12 non-null     object        
 48  PIC Incharge                    22 non-null     object        
 49  REMARK                          70 non-null     object        
 50  ZTE TARGET                      64 non-null     object        
 51  REMARK WCC                      27 non-null     object        
 52  Unnamed: 52                     1 non-null      object        
dtypes: datetime64[ns](5), float64(7), int64(4), object(37)
memory usage: 142.1+ KB
None
Transportation.xlsx sheets: ['Estimasi Transportation']

--- Transportation sheet: Estimasi Transportation ---
   NO             PO NUMBER                 DUID         REGION PIC PICK UP     SUB REGION                SOW STATUS MATERIAL Jarak Trip       ITEM PO                                                                                                        ITEM PO DESCRIPTION    Trip  Price Estimation Quantity  PO Amount WCC 100%    PAYMENT       Date REMARKS
0   1  S1ID2025060419WBF1-5  NACH_0010_NACH_0008  North Sumatra      ADIONO  Nanggroe Aceh  Dismantle MW Keep    INBOUND DONE      622KM  350000265962  Transportation service between ZTE Warehouse and exact site location in Sumatra inland areas(Pickup,500km<Distance≤800km)  1 Trip           1000000      1.4    1000000     Done  1000000.0 2025-10-30    Done
1   2  S1ID2025060419WBF1-5  NMDN_0021_ZMDN_4024  North Sumatra      ADIONO  North Sumatra  Dismantle MW Keep    INBOUND DONE     62.6KM  350000265954   Transportation service between ZTE Warehouse and exact site location in Sumatra inland areas(Pickup,50km<Distance≤100km)  1 Trip           1000000        1    1000000     Done  1000000.0 2025-10-27    Done
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
RangeIndex: 216 entries, 0 to 215
Data columns (total 19 columns):
 #   Column               Non-Null Count  Dtype         
---  ------               --------------  -----         
 0   NO                   216 non-null    int64         
 1   PO NUMBER            166 non-null    object        
 2   DUID                 216 non-null    object        
 3   REGION               216 non-null    object        
 4   PIC PICK UP          211 non-null    object        
 5   SUB REGION           216 non-null    object        
 6   SOW                  215 non-null    object        
 7   STATUS MATERIAL      186 non-null    object        
 8   Jarak Trip           94 non-null     object        
 9   ITEM PO              216 non-null    int64         
 10  ITEM PO DESCRIPTION  216 non-null    object        
 11  Trip                 216 non-null    object        
 12  Price Estimation     216 non-null    int64         
 13  Quantity             216 non-null    object        
 14  PO Amount            216 non-null    int64         
 15  WCC 100%             151 non-null    object        
 16  PAYMENT              151 non-null    float64       
 17  Date                 151 non-null    datetime64[ns]
 18  REMARKS              151 non-null    object        
dtypes: datetime64[ns](1), float64(1), int64(4), object(13)
memory usage: 32.2+ KB
None


# Let's inspect the data quality issues in detail for both files:
# 1. assingment.xlsx
# - Check columns with 0 non-null or mostly null (like Column1, X, Unnamed: 52, Catatan bebas)
# - Check duplicate rows or rows where NO is NaN (trailing empty rows)
print("Assignment null counts:")
print(df_assign.isnull().sum()[df_assign.isnull().sum() > 0])

# Let's see tail of assignment
print("Assignment tail:")
print(df_assign.tail(10)[['NO', 'PO NUMBER', 'DUID']])

# 2. Transportation.xlsx
df_trans = pd.read_excel('Transportation.xlsx', sheet_name='Estimasi Transportation')
print("Transportation null counts:")
print(df_trans.isnull().sum()[df_trans.isnull().sum() > 0])
print("Transportation tail:")
print(df_trans.tail(10)[['NO', 'PO NUMBER', 'DUID']])


Assignment null counts:
Catatan bebas                     334
NO                                 54
Assigment Date                     57
PO NUMBER                          54
DUID                               54
DU NAME                            77
Plan Start                        119
Target Days                       139
Actual Finish Work                 71
LONG AGING                        204
Delay Reason                      284
REMARK PROGRESS                   308
PIC TEAM                           52
SOW GROUP                          54
DETAIL SOW                         88
SUB REGION                         56
REGION                             56
ITEM PO                             6
PO DESCRIPTION                      6
AMOUNT                             61
NEW SITE - RAN - DETAIL AMOUNT    289
STATUS PROGRESS ON SITE            90
STATUS MATERIAL                   106
DOC. SUBMISSION                    72
SITE ON-AIR                       182
DATE                              182
ATP                               253
DATE2                             254
PAC                               317
TERM 10%                            1
DATE3                             317
WCC                               335
DATE4                             335
REMARKS                            51
STO Remarks                       301
Nilai di PO                       334
Column1                           334
X                                 343
DUID BASE ON PO                    54
CURRENT STATUS                     91
Daily Progress                    331
PIC Incharge                      321
REMARK                            273
ZTE TARGET                        279
REMARK WCC                        316
Unnamed: 52                       342
dtype: int64
Assignment tail:
        NO        PO NUMBER                             DUID
333    NaN              NaN                              NaN
334    NaN              NaN                              NaN
335  285.0  Waiting Release  SUM-SU-STB-1314_SUM-SU-STB-1315
336  286.0  Waiting Release  SUM-SU-SBG-2228_SUM-SU-SBG-1184
337  287.0  Waiting Release              ZMDN-4795_NMDN-0756
338  288.0  Waiting Release  SUM-SU-SDK-1223_SUM-SU-SDK-1234
339  289.0  Waiting Release  SUM-AC-STR-0214_SUM-AC-TKN-0210
340  290.0  Waiting Release  SUM-AC-STR-0215_SUM-AC-STR-0214
341  291.0  Waiting Release  SUM-SU-GNT-1059_SUM-SU-GNT-1058
342  292.0  Waiting Release  SUM-SU-AKK-2434_SUM-SU-AKK-1681
Transportation null counts:
PO NUMBER           50
PIC PICK UP          5
SOW                  1
STATUS MATERIAL     30
Jarak Trip         122
WCC 100%            65
PAYMENT             65
Date                65
REMARKS             65
dtype: int64
Transportation tail:
      NO              PO NUMBER                             DUID
206  207  S1ID2025060419WBF1-15  SUM-SU-AKK-0016_SUM-SU-AKK-1152
207  208                    NaN                  SUM-SU-AKK-0016
208  209                    NaN                  SUM-SU-AKK-0058
209  210                    NaN  SUM-SU-AKK-0058_SUM-SU-AKK-1681
210  211                    NaN                  SUM-SU-TJB-0001
211  212                    NaN                  SUM-SU-AKK-0010
212  213  S1ID2025060419WBF1-15  ENT-SU-AKK-0006_SUM-SU-AKK-2001
213  214  S1ID2025060419WBF1-15  SUM-SU-PMS-0906_SUM-SU-PMS-0912
214  215  S1ID2025060419WBF1-15  SUM-SU-AKK-0061_SUM-SU-AKK-0042
215  216  S1ID2025060419WBF1-15  SUM-SU-STB-2203_SUM-SU-STB-1389


# Let's inspect key identifier columns for relationship building in Power BI
# Specifically: DUID and PO NUMBER between Assignment and Transportation
print("Unique DUID in Assignment:", df_assign['DUID'].nunique())
print("Unique DUID in Transportation:", df_trans['DUID'].nunique())
common_duid = set(df_assign['DUID'].dropna()).intersection(set(df_trans['DUID'].dropna()))
print("Common DUID count:", len(common_duid))

print("Unique PO NUMBER in Assignment:", df_assign['PO NUMBER'].nunique())
print("Unique PO NUMBER in Transportation:", df_trans['PO NUMBER'].dropna().nunique())
common_po = set(df_assign['PO NUMBER'].dropna()).intersection(set(df_trans['PO NUMBER'].dropna()))
print("Common PO NUMBER count:", len(common_po))


Unique DUID in Assignment: 225
Unique DUID in Transportation: 207
Common DUID count: 144
Unique PO NUMBER in Assignment: 68
Unique PO NUMBER in Transportation: 14
Common PO NUMBER count: 0


# Let's inspect PO NUMBER samples in both files to see why common PO NUMBER count is 0
print("Assignment PO NUMBER samples:", df_assign['PO NUMBER'].dropna().unique()[:5])
print("Transportation PO NUMBER samples:", df_trans['PO NUMBER'].dropna().unique()[:5])


Assignment PO NUMBER samples: ['S1ID2025042515WBF1-1' 'S1ID2025042515WBF1-6' 'S1ID2025042515WBF1-7'
 'S1ID2025042515WBF1-3' 'S1ID2025042515WBF1-2']
Transportation PO NUMBER samples: ['S1ID2025060419WBF1-5' 'S1ID2025060419WBF1-12' 'S1ID2025060419WBF1-14'
 'S1ID2025060419WBF1-7' 'S1ID2025060419WBF1-4']


Ya, saya sudah memeriksa dan menganalisis kedua file Anda (assingment.xlsx dan Transportation.xlsx) secara mendalam melalui sistem.

Untuk keperluan Power BI Desktop, data mentah ini memang memiliki beberapa inkonsistensi, kolom kosong, dan anomali yang jika dibiarkan akan merusak relasi tabel, perhitungan agregasi (Measure), serta performa model data Anda (Star Schema).

Berikut adalah rangkuman masalah yang ditemukan beserta perbaikan dan pembersihan (data cleansing) yang perlu dilakukan agar siap masuk ke Power BI:


1. Temuan Masalah & Inkonsistensi pada File Anda

  • Baris Kosong / Trailing Rows (Data Sampah):
  • Di file assingment.xlsx, terdapat baris-baris di bagian bawah (mulai indeks 333 ke bawah) di mana kolom utamanya bernilai kosong (NaN), tetapi terdeteksi oleh Excel sebagai baris data kosong. Ini akan membuat visual di Power BI menampilkan baris kosong (blank).
  • Di file Transportation.xlsx, terdapat baris data tanpa PO NUMBER (sebanyak 50 baris bernilai kosong).

  • Inkonsistensi Relasi (Primary Key / Foreign Key):

  • Kolom DUID (Site ID) berfungsi sangat baik sebagai kunci relasi, di mana terdapat 144 DUID yang sama di kedua file, sehingga relasi One-to-Many atau Many-to-Many antar tabel bisa dibangun melalui DUID.
  • Namun, kolom PO NUMBER menggunakan batch/nomor PO yang berbeda di kedua file (Assignment menggunakan seri S1ID2025042515WBF1-... sedangkan Transportation menggunakan seri S1ID2025060419WBF1-...). Jika Anda berniat merelasikan kedua tabel berdasarkan PO NUMBER, relasi tidak akan terhubung dengan benar kecuali disamakan atau dihubungkan melalui DUID.

  • Kolom Kosong yang Tidak Berguna (Sebaiknya Dibuang):

  • Di assingment.xlsx, terdapat banyak kolom dengan data kosong total atau hampir kosong yang tidak ada nilainya untuk analisis, seperti: Column1, X, Catatan bebas, Unnamed: 52, PAC, WCC, DATE4, dll. Kolom-kolom ini sebaiknya dihapus agar model bersih.

  • Format Tipe Data:

  • Beberapa kolom tanggal (Assigment Date, Actual Finish Work, dll.) tercampur format teks dan datetime yang perlu distandarisasi di Power Query agar fungsi Time Intelligence DAX berjalan mulus.

2. Tindakan Pembersihan (Data Cleansing) yang Disarankan di Power Query

Agar tabel dan relasi berfungsi dengan benar di Power BI Desktop, lakukan langkah-langkah pembersihan berikut saat Anda menarik data ke Power Query Editor:

A. Pembersihan untuk Tabel Assignment (assingment.xlsx):

  1. Hapus Baris Kosong: Filter kolom NO atau DUID untuk membuang baris yang bernilai null / kosong di bagian bawah tabel.
  2. Hapus Kolom Sampah / Redundan: Hapus kolom berikut untuk meringankan ukuran memori model:

* Catatan bebas, Column1, X, Unnamed: 52 * Kolom catatan atau remark yang kosong total (PAC, WCC, DATE4, dll. jika tidak dipakai).

  1. Standarisasi Tipe Data:

* Pastikan kolom tanggal (Assigment Date, DATE, DATE2, DATE3) diubah tipenya menjadi Date atau Date/Time. * Pastikan kolom nilai uang (AMOUNT, FULL AMPUNT 100%, dll.) bertipe Decimal Number atau Fixed Decimal Number.

B. Pembersihan untuk Tabel Transportation (Transportation.xlsx):

  1. Tangani Nilai PO Number yang Kosong: Pada 50 baris yang PO NUMBER-nya kosong, pastikan apakah itu memang belum memiliki PO atau merupakan kelanjutan dari baris sebelumnya. Jika tidak valid untuk analisis PO, biarkan kosong sebagai Null agar tidak merusak filter.
  2. Standarisasi Tipe Data:

* Kolom Price Estimation, PO Amount, dan PAYMENT pastikan bertipe angka (Numeric). * Kolom Date pastikan bertipe Date.


3. Arsitektur Relasi yang Benar di Power BI

Setelah data dibersihkan, buka menu Model View di Power BI Desktop dan pastikan relasi antar tabel dibuat sebagai berikut:

  • Tabel Utama (Bridge / Dimension): Jadikan salah satu tabel sebagai referensi unik site atau gunakan tabel master DUID jika ada.
  • Relasi Antar Tabel: Hubungkan tabel Assignment dan Transportation menggunakan kolom DUID dengan tipe relasi Many-to-Many (:) atau One-to-Many (1:*) tergantung apakah satu DUID muncul berulang di masing-masing tabel.
  • Catatan: Jangan menghubungkan kedua tabel ini melalui PO NUMBER karena nomor PO di kedua file berasal dari batch pengadaan yang berbeda.

Apakah Anda ingin kita bahas cara menuliskan rumus DAX tertentu (seperti menghitung total Amount, durasi Delay, atau persentase Progress) menggunakan struktur data ini?

ya, mau

Mari kita mulai latihan rumus DAX (Data Analysis Expressions) menggunakan struktur data Anda (Assignment dan Transportation).

Sebagai latihan awal di Power BI Desktop, kita akan membuat beberapa Measures yang sangat penting untuk memantau progres operasional, keuangan, dan keterlambatan proyek.


Skenario Latihan DAX 1: Menghitung Total Nilai Proyek (Financial / Amount)

Dalam manajemen proyek telekomunikasi seperti dismantling perangkat, kita sering ingin melihat total nilai PO (PO Amount) dan total pembayaran aktual.

Buka model Anda di Power BI, buat New Measure, lalu masukkan rumus DAX berikut:

Total Assignment Amount = SUM('Assignment'[AMOUNT])

Total Transportation Payment = SUM('Transportation'[PAYMENT])

  • Kegunaan: Menjumlahkan keseluruhan nilai finansial dari masing-masing tabel tanpa terpengaruh oleh filter kosong.

Skenario Latihan DAX 2: Menghitung Jumlah Site (DUID) yang Dikerjakan

Karena kolom DUID adalah kunci relasi utama kita, kita sering perlu menghitung berapa banyak site unik yang sedang ditangani atau yang sudah selesai.

Total Sites Assignment = DISTINCTCOUNT('Assignment'[DUID])

Total Sites Transportation = DISTINCTCOUNT('Transportation'[DUID])

  • Kegunaan: Menghitung jumlah unik site (Site ID) agar tidak terjadi perhitungan ganda (double counting) jika satu site memiliki beberapa item pekerjaan.

Skenario Latihan DAX 3: Menghitung Keterlambatan Rata-rata (Delay Analysis)

Di tabel Assignment, terdapat kolom durasi atau hari kerja. Misalkan kita ingin membuat ukuran untuk mengukur efisiensi waktu kerja atau melihat site yang mengalami Delay.

Jika Anda ingin menghitung rata-rata Target Days atau LONG AGING, karena kolom tersebut mungkin terbaca sebagai teks atau memiliki format angka, kita bisa memastikan konversinya menggunakan DAX. Contoh untuk menghitung rata-rata hari target:

Average Target Days = AVERAGE('Assignment'[Target Days])

(Catatan: Pastikan kolom Target Days di Power Query sudah diubah menjadi tipe data Whole Number agar fungsi AVERAGE berjalan optimal).


Skenario Latihan DAX 4: Menggunakan CALCULATE (Advanced Filtering)

Fungsi paling powerful di Power BI adalah CALCULATE, yang memungkinkan kita mengubah filter context. Misalnya, kita ingin membuat ukuran khusus untuk menjumlahkan nilai PO hanya untuk status pekerjaan yang sudah Closed:

Total Amount Closed = CALCULATE(
    [Total Assignment Amount],
    'Assignment'[STATUS PROGRESS ON SITE] = "Closed"
)


Tips Praktis Saat Menulis DAX di Power BI Desktop:

  1. Selalu gunakan Measure (bukan Calculated Column) untuk agregasi seperti SUM, AVERAGE, atau COUNT agar performa memori report Anda tetap ringan.
  2. Jika Anda menemui error seperti “A value of type Text cannot be converted to type Number”, itu berarti kolom sumber di Power Query belum dibersihkan tipenya.

Bagaimana? Apakah Anda ingin kita coba bedah rumus DAX lain yang lebih spesifik, misalnya untuk menghitung persentase progres, atau Anda ingin mencoba studi kasus pembuatan visual tertentu?

sepertinya saya benar harus merapikan dulu data, Ini adalah contoh data dari kelompok kami tapi beda divisi, jadi saya belum pernah tahu sebelumnya.

apa saja yang harus di perhatikan dalam format excel ini agar, relasi semua data berjalan bagus. Karena di Excel ini terlalu human style, jadi isinya sering sembarangan tidak mengikuti format standar database

Pernyataan Anda sangat tepat. Tantangan terbesar saat mengolah data dari Excel operasional lapangan (yang sifatnya human style atau diisi manual oleh banyak orang) adalah inkonsistensi data. Manusia sering kali mengisi data dengan variasi penulisan (misal: "Closed", "closed", " CLOSED "), menggunakan spasi berlebih, mencampur format tanggal, atau menggabungkan beberapa informasi dalam satu sel.

Agar file Excel Anda nantinya bisa membentuk Star Schema atau relasi yang bersih dan kokoh di Power BI, berikut adalah hal-hal krusial yang wajib diperhatikan dan dirapikan (baik dirapikan langsung di Excel maupun dibersihkan otomatis via Power Query nanti):


1. Konsistensi Kolom Kunci Relasi (Primary Key / Foreign Key)

Relasi di Power BI bergantung pada kecocokan nilai antar tabel (misalnya antara tabel Assignment dan Transportation).

  • Format Penulisan ID: Pastikan kolom pengenal seperti DUID (Site ID) atau PO NUMBER ditulis dengan format yang persis sama.
  • Perbedaan kecil seperti kelebihan spasi di awal/akhir ("NACH_0010 " vs "NACH_0010"), perbedaan huruf besar/kecil (case-sensitive di beberapa kondisi), atau salah ketik huruf akan membuat Power BI menganggapnya sebagai data yang berbeda, sehingga relasinya gagal (broken relationship).

  • Pembersihan Spasi: Biasakan membersihkan spasi tak terlihat menggunakan fungsi Excel seperti =TRIM() sebelum data dimasukkan ke Power BI.

2. Standarisasi Kolom Status & Kategori (Categorical Columns)

Kolom yang sering dijadikan Legend di chart atau Slicer (seperti STATUS PROGRESS ON SITE, STATUS MATERIAL, atau SOW GROUP) harus konsisten.

  • Hindari Varian Teks Ganda: Pastikan tidak ada variasi seperti "Closed", "CLOSED", dan "Closed " dalam satu kolom yang sama. Di Power BI, ketiganya akan dihitung sebagai 3 kategori berbeda, membuat grafik atau pie chart Anda menjadi berantakan/pecah.
  • Nilai Kosong (Blank): Kosongkan sel yang memang tidak ada datanya (jangan diisi dengan teks seperti "-", "N/A", "none", atau "kosong" kecuali memang itu kategori yang disengaja). Biarkan benar-benar kosong (blank) agar fungsi agregasi tidak salah membaca teks sebagai angka atau kategori baru.

3. Pembersihan Format Tanggal (Date Format)

Format tanggal adalah sumber error nomor satu saat membuat Time Intelligence di Power BI.

  • Tipe Data Seragam: Pastikan kolom tanggal benar-benar terbaca sebagai format Date (bukan teks/string). Jika ada sel yang terisi teks manual atau formatnya tercampur (misal: 21/07/2025 di satu baris, tapi July 21, 2025 atau 2025-07-21 di baris lain), Power BI akan gagal mendeteksinya sebagai kolom tanggal.
  • Buat Tabel Kalender Khusus (Calendar Table): Untuk laporan profesional di Power BI, disarankan membuat satu tabel kalender terpisah yang merentang dari tanggal awal proyek hingga akhir proyek, lalu dihubungkan ke kolom tanggal di tabel transaksi Anda. Ini wajib agar filter tahun, bulan, dan Year-to-Date berfungsi dengan sempurna.

4. Pisahkan Data Numerik dari Satuan Teks (Unit Separation)

Kebiasaan human style di Excel adalah menggabungkan angka dan teks dalam satu sel.

  • Contoh Buruk: Kolom Target Days diisi dengan teks "2 Days" atau kolom Jarak Trip diisi "622KM".
  • Cara Perbaikan: Angka dan satuan harus dipisah. Kolom angka harus murni berisi angka (2, 622) agar bisa dijumlahkan (SUM) atau dirata-rata (AVERAGE) di Power BI. Jika butuh satuan "Days" atau "KM", buat kolom satuan tersebut terpisah atau gunakan format kustom di Power Query.

5. Hindari Merged Cells (Sel Digabung)

  • Seringkali laporan buatan manusia menggunakan fitur Merge & Center di Excel agar terlihat rapi secara visual.
  • Bagi sistem database atau Power BI, Merged Cells adalah bencana karena membuat baris di bawahnya menjadi kosong (NaN / null) atau merusak struktur baris tabel. Pastikan setiap tabel berbentuk Flat Table murni (baris dan kolom standar tanpa ada sel yang digabung).

Langkah Praktis Terbaik:

Daripada Anda harus merombak ribuan baris data secara manual di Excel (yang sangat melelahkan), biarkan file Excel apa adanya (asal tidak ada sel yang di-merge), lalu gunakan Power Query di Power BI Desktop untuk melakukan transformasi otomatis setiap kali data diperbarui.

Di Power Query, Anda bisa langsung melakukan Trim (hapus spasi), Replace Values (menyamakan tulisan status yang typo), Change Type (mengubah teks angka menjadi integer/decimal), dan Remove Blank Rows.

Apakah Anda ingin kita bedah salah satu kolom dari file Anda untuk melihat bagaimana cara membersihkannya di Power Query nanti?

mau.
pada file :
assingment.xlsx

contoh:
B299 - B308
bagian I299 - I308

itu sebenarnya mengacu ke cell C299 - F299

apakah misalnya dengan cara menyalin semua isi 
C299 - F299 ke  C308- F308 
dibenarkan ? atau dipisah, dalam kasus ini saya merasakan sekali dibutuhkan skema star atau relasi yang jelas, karena ini akan banyak sekali menyerupai ini

ada solusi ?
import pandas as pd

df_assign = pd.read_excel('assingment.xlsx', sheet_name='Assignment')
# Let's inspect rows 298 to 308 (0-indexed or 1-indexed) in Excel terms: B299 to I308
# In pandas (0-indexed), Excel row 299 is index 298. Let's look at rows 295 to 308.
subset = df_assign.iloc[295:309][['NO', 'PO NUMBER', 'DUID', 'DU NAME', 'AMOUNT', 'ITEM PO', 'PO DESCRIPTION']]
print(subset.to_string())


        NO              PO NUMBER                             DUID                    DU NAME     AMOUNT       ITEM PO                                                                                PO DESCRIPTION
295  262.0  S1ID2025042515WBF1-54  SUM-SU-STB-2203_SUM-SU-STB-1389                        NaN  1000000.0  3.500002e+11                                                            I&C-Seperate MW+0.7-1.2m Antenna 2
296  263.0  S1ID2025042515WBF1-54  SUM-SU-STB-2203_SUM-SU-STB-1389                        NaN  1000000.0  3.500003e+11                                                                                   MW Cut-over
297  264.0  S1ID2025042515WBF1-54  SUM-SU-AKK-0061_SUM-SU-AKK-0042   Piandang Batu_SELATBESAR  1000000.0  3.500003e+11                                                            I&C-Seperate MW+0.3-0.6m Antenna 2
298    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                              XLSmart_RRU installation/expansion(RRU Qty(4-6))
299    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                             XLSmart_RF Antenna installation(Antenna Qty(1-3))
300    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                         XLSmart_Wireless site commissioning (on Mobile phone)
301    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                                    XLSmart_Wireless As built document and ATP
302    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                                              XLSmart_DBS site board expansion
303    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                                          XLSmart_Filter installation Qty(1-3)
304    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                                                      XLSmart_GPS installation
305    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11  XLSmart_DC Power distribution system installation&commissioning&ATP(DC distribution cabinet)
306    NaN                    NaN                              NaN                        NaN        NaN  3.500010e+11                                   XLSmart_Battery _48V Lithium Battery Bank(1~2)_Installation
307  266.0  S1ID2025042515WBF1-58              NMDN_0803_ZMDN_4929              PANDAU HULU 1  1000000.0  3.500003e+11                                                            I&C-Seperate MW+0.3-0.6m Antenna 2
308  267.0  S1ID2025042515WBF1-63  SUM-SU-PMS-0906_SUM-SU-PMS-0908  Raya_Simalungun_Sibuntuan  1000000.0  3.500002e+11                                              Dismantling&Simple Packing: MW+0.7-12m Antenna 2


Tidak dibenarkan jika Anda menyalin atau copy-paste secara manual baris informasi utama (seperti No, PO Number, Duid, Du Name, Tanggal, dll.) ke bawah hanya untuk mencocokkan beberapa item PO yang berbeda.

Dalam praktiknya di Excel gaya manusia (human style), hal ini sering dilakukan agar kelihatannya "lurus" satu baris. Namun, bagi database atau Power BI, cara ini adalah kesalahan fatal karena akan menyebabkan:

  1. Duplikasi Data (Data Redundancy): Baris-baris tersebut akan terhitung berkali-kali saat di-sum atau di-count (misalnya jumlah site atau total nilai PO akan membengkak palsu).
  2. Merusak Relasi Star Schema: Power BI tidak akan bisa membuat relasi yang sehat jika satu entitas memiliki banyak header duplikat.

Solusi Ideal: Membangun Star Schema yang Benar

Kasus seperti ini sangat klasik dalam proyek telekomunikasi, di mana 1 Nomor PO / 1 Site (DUID) memiliki Banyak Jenis Item Pekerjaan (Item PO Description).

Pemisahan tabel mutlak diperlukan dengan menerapkan konsep Star Schema, yang memecah file Excel Anda menjadi dua tabel terpisah di Power BI (atau Power Query):

1. Tabel Dimensi (Dimension Table — Contoh: Dim_Site atau Dim_PO)

Tabel ini berisi informasi utama yang sifatnya unik (1 baris per Site / per PO).

  • Kolom yang masuk: PO NUMBER, DUID, DU NAME, REGION, SUB REGION, Assigment Date, dll.
  • Tidak boleh ada duplikasi DUID di tabel ini. Setiap site hanya muncul 1 kali.

2. Tabel Fakta (Fact Table — Contoh: Fact_Assignment_Items)

Tabel ini berisi rincian transaksi atau item pekerjaan yang bisa terjadi berulang kali (One-to-Many).

  • Kolom yang masuk: DUID (sebagai foreign key), ITEM PO, PO DESCRIPTION, AMOUNT, STATUS PROGRESS, dll.
  • Baris 299 sampai 308 yang Anda sebutkan (XLSmart_...) akan berada di sini, semuanya menunjuk ke satu DUID yang sama di tabel Dimensi.

Bagaimana Cara Menangani File Excel Anda Saat Ini?

Jika data aslinya di Excel terlanjur kosong-kosong di bagian bawah seperti itu (karena manusia malas mengetik ulang PO Number di setiap baris item), Anda bisa memperbaikinya secara otomatis di Power Query menggunakan fitur Fill Down:

  1. Masuk ke Power Query Editor di Power BI Desktop.
  2. Pilih kolom-kolom utama seperti PO NUMBER, DUID, DU NAME, dan Assigment Date.
  3. Klik kanan pada kolom tersebut, lalu pilih Fill > Down.
  4. Power Query secara otomatis akan mengisi sel-sel yang kosong di bawahnya dengan nilai dari baris di atasnya tanpa Anda harus copy-paste manual di Excel.

Dengan cara ini, file Excel asli Anda tetap bersih tanpa duplikasi ketikan manual, dan Power BI akan menerimanya sebagai struktur relasi yang sangat rapi.

ya, setuju. Kadang trik ini saya gunakan untuk keperluan Pivot Table di excel, ternyata berbahaya alias menimbulkan duplikasi secara PowerBI ( prinsip database ideal ? )

Betul sekali! Apa yang Anda sebutkan adalah salah satu jebakan paling umum ketika kebiasaan bekerja di Excel (human-style/spreadsheet mindset) dibawa langsung ke dalam dunia database atau Business Intelligence.

Di Excel, trik mengosongkan sel atau melakukan merge cells sering dipakai agar tampilan visual laporan terlihat bersih, mudah dibaca mata, atau enak saat ditarik ke dalam Pivot Table. Namun, bagi sistem database relasional dan Power BI, cara ini melanggar prinsip dasar database ideal.

Berikut adalah prinsip database ideal yang menjawab mengapa trik tersebut berbahaya di Power BI:

1. Prinsip Atomicity & Flat Table (Tabel Datar)

Dalam database relasional, setiap baris (row) harus berdiri sendiri sebagai satu entitas transaksi yang utuh dan independen. Jika baris di bawahnya dikosongkan karena dianggap "sama" dengan baris di atasnya, sistem database membacanya sebagai nilai Null (kosong), bukan sebagai kelanjutan data. Akibatnya, saat dilakukan agregasi (SUM, AVERAGE, atau COUNT), baris-baris kosong tersebut tidak akan terhitung dengan benar atau justru merusak konteks baris.

2. Prinsip Normalisasi & Penghindaran Duplikasi (Redundancy)

Dalam skema database ideal (seperti pembentukan Star Schema yang kita bahas sebelumnya):

  • Tabel Dimensi (Master): Menyimpan informasi unik yang tidak boleh berulang (misalnya daftar site DUID atau nomor PO). Setiap site hanya muncul tepat 1 kali.
  • Tabel Fakta (Transaksi): Menyimpan rincian kejadian berulang (seperti item-item pekerjaan Item PO yang bisa banyak untuk satu site yang sama).

Ketika Anda mengisi ulang atau menyalin teks secara manual ke bawah agar sejajar dengan banyak item, Anda sedang menciptakan duplikasi data semu. Di Power BI, duplikasi ini akan membuat ukuran agregasi finansial (seperti total Amount atau nilai PO) berlipat ganda secara keliru (overcounting).


Solusi Terbaik di Power BI (Prinsip Kerja Modern):

  1. Biarkan Data Mentah Apa Adanya di Excel: Tidak perlu repot copy-paste manual atau melakukan merge cells demi estetika visual Excel. Biarkan sel di bawahnya kosong secara alami jika memang mengacu pada satu induk yang sama.
  2. Gunakan Fitur Fill Down di Power Query: Saat data ditarik ke Power BI, biarkan mesin Power Query yang meratakan nilai kosong tersebut secara otomatis di belakang layar. Dengan cara ini, file Excel Anda tetap bersih dari sudut pandang manusia, tetapi strukturnya menjadi 100% valid dan siap pakai bagi mesin database Power BI.
Masalah utama nanti, pada kiraan saya adalah.

managemen kami sementara masih sangat mengandalkan excel sebagai input sumber data, karena ini menyangkut banyak sub divisi ( pekerjaan lapangan dan berbeda-beda lokasi )

Saya hanya ingin memastikan data di isi secara terpisah tersebut bisa di baca atau ter update di PowerBI dari waktu ke waktu. Jika misalkan per sub divisi mengisi sendiri sendiri, bagaimana cara terbaik mengatasi ini nantinya ? apakah saya periksa satu satu dan gabungkan manual ?

Jangan pernah digabung secara manual satu per satu! Itu adalah jalan pintas yang cepat melelahkan, rentan انسانی (human error), dan tidak akanscalable begitu volume pekerjaan meningkat.

Mengandalkan Excel sebagai input sumber data yang diisi terpisah oleh banyak sub-divisi adalah skenario yang sangat lumrah dan normal dalam industri proyek lapangan. Kuncinya bukan memaksa staf lapangan menggunakan database langsung, melainkan menyiapkan mekanisme otomatis di belakang layar menggunakan Power Query di Power BI.

Berikut adalah cara terbaik dan standar industri untuk mengatasi skenario multi-file / multi-sub-divisi agar laporan di Power BI bisa update otomatis dari waktu ke waktu:


Solusi Terbaik: Gunakan Fitur Combine Files (Folder Connector)

Alih-alih Anda menggabungkan file Excel mereka satu per satu ke dalam satu master file, biarkan setiap sub-divisi tetap mengisi file Excel-nya masing-masing di dalam satu folder khusus di komputer lokal, jaringan lokal (LAN/NAS), atau cloud storage (seperti OneDrive/SharePoint).

Langkah kerjanya di Power BI Desktop:

  1. Pusatkan dalam Satu Folder: Tentukan satu folder khusus (misal: Folder_Data_Lapangan), lalu minta setiap sub-divisi menyimpan atau memperbarui file Excel mereka di folder tersebut dengan format nama dan struktur kolom yang konsisten.
  2. Hubungkan Power BI ke Folder:

* Di Power BI Desktop, pilih Get Data -> Folder. * Pilih folder tempat file-file Excel tersebut disimpan.

  1. Otomatisasi via Power Query (Combine Transform):

* Power BI akan mendeteksi semua file Excel yang ada di dalam folder tersebut. * Pilih opsi Combine & Transform Data. * Power Query akan secara otomatis membuat fungsi skrip untuk menggabungkan seluruh baris data dari berbagai file Excel yang berbeda menjadi satu tabel terpusat yang utuh.


Keuntungan Utama Pendekatan Ini:

  1. Otomatisasi Penuh (Refresh-Ready): Ketika sub-divisi A, B, atau C memperbarui data di file Excel mereka masing-masing minggu depan, Anda tidak perlu lagi copy-paste atau meraba ulang. Anda tinggal membuka Power BI Desktop dan menekan tombol Refresh, maka seluruh data baru dari semua file akan langsung tergabung dan merbarui laporan secara otomatis.
  2. Menghindari Konflik File (File Locking): Jika semua orang harus mengisi satu file Excel yang sama secara bersamaan, Excel sering menolak (read-only) atau file menjadi korup. Dengan file terpisah per sub-divisi, masing-masing tim bebas bekerja tanpa saling mengganggu.
  3. Validasi Cukup di Tingkat Struktur Kolom: Yang perlu Anda standarisasi di awal bukanlah isi datanya, melainkan nama kolom header (misalnya kolom DUID, PO NUMBER, AMOUNT harus memiliki ejaan yang persis sama di setiap file Excel sub-divisi). Selama nama kolom headernya konsisten, Power Query akan menggabungkannya dengan mulus.

Dengan cara ini, Anda tetap memfasilitasi kebiasaan tim lapangan menggunakan Excel, tetapi dari sisi pengolahan data, Anda sudah menerapkan standar arsitektur Business Intelligence yang otomatis dan profesional.

Mungkin untuk sementara menggunakan google drive secara bersama ? masalahnya adalah ber fornat excel, atau kita minta mereka full menggunakan google sheet yang bebasis web itu ? kendala lain: di lapangan tidak selalu ada jaringan internet...hmmm

Kendala lapangan seperti koneksi internet yang tidak selalu stabil adalah masalah klasik dan paling sering dihadapi dalam proyek telekomunikasi atau infrastruktur di lapangan.

Mari kita bedah pilihan antara Google Sheets (Berbasis Web) vs Excel Lokal (Offline-first) dengan mempertimbangkan kondisi lapangan Anda:


Analisis Pilihan: Google Sheets vs Excel Lokal

1. Jika Memaksa Menggunakan Google Sheets (Web-Based)

  • Kelebihan: Semua orang mengetik di satu link yang sama secara real-time. Tidak ada lagi file terpisah, tidak perlu repot menggabungkan data (automatic single source of truth).
  • Kekurangan Fatal di Lapangan: Sangat bergantung pada internet. Begitu teknisi di lapangan masuk ke area blank spot atau sinyal buruk, Google Sheets tidak bisa diakses, data gagal tersimpan, atau terjadi sync conflict jika ada yang offline lalu online bersamaan.

2. Menggunakan Excel Lokal + Mekanisme Sinkronisasi (Pilihan Terbaik)

Mengingat kendala internet di lapangan, tetap mempertahankan Excel lokal adalah keputusan yang paling realistis dan aman bagi teknisi. Namun, cara kerjanya yang diubah agar tidak merepotkan Anda.


Solusi Terbaik: Pendekatan Hybrid (Offline Local + Cloud Folder)

Agar teknisi tetap bisa bekerja tanpa pusing memikirkan internet, tetapi Anda juga tidak perlu menggabungkan file satu per satu secara manual, gunakan arsitektur berikut:

  1. Teknisi Bekerja 100% Offline di Perangkat Masing-masing:

* Setiap sub-divisi atau tim lapangan diberikan template file Excel standar yang sudah dikunci format kolomnya. * Mereka mengisi data secara lokal di laptop/komputer kantor site saat mereka offline.

  1. Sinkronisasi Otomatis Menggunakan Folder Cloud (OneDrive / Google Drive Desktop Sync):

* Install aplikasi klien cloud storage (seperti Google Drive for Desktop atau OneDrive) di laptop masing-masing sub-divisi atau di komputer utama tempat file dikumpulkan. * Atur agar file Excel tersebut disinkronkan ke folder khusus di cloud. * Cara Kerjanya: Saat teknisi di lapangan sedang offline, mereka cukup mengetik di file Excel lokal mereka. Begitu laptop mereka mendapatkan sinyal internet (misal saat kembali ke hotel/basecamp atau kantor cabang), aplikasi Google Drive/OneDrive akan secara otomatis mengunggah perubahan tersebut ke cloud di latar belakang tanpa teknisi harus melakukan apa pun.

  1. Power BI Menarik Data Langsung dari Folder Cloud:

* Di komputer Anda, arahkan sumber data Power BI langsung ke folder sinkronisasi tersebut (atau gunakan konektor OneDrive/SharePoint di Power BI). * Setiap kali Anda ingin memperbarui laporan, Anda cukup menekan tombol Refresh di Power BI Desktop. Power BI akan mengambil data terbaru yang sudah otomatis tersinkron dari lapangan.

Rangkuman Manfaat Solusi Ini:

  • Bagi Tim Lapangan: Aman, bebas stres karena internet, bisa bekerja kapan saja secara offline.
  • Bagi Anda (Data / IT Manager): Tidak ada lagi kerja manual copy-paste atau menggabungkan file satu per satu. Semua terotomatisasi melalui sinkronisasi folder dan Power Query.